Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Industri Smartphone Dunia Terancam Lesu di 2026, Produksi Global Diproyeksikan Turun Signifikan

Juliana Belence • Kamis, 12 Februari 2026 | 14:30 WIB
Produksi smartphone diramal turun pada 2026.
Produksi smartphone diramal turun pada 2026.

batampos - Tahun 2026 diperkirakan menjadi periode yang penuh tantangan bagi industri smartphone dunia.

Sejumlah lembaga riset internasional memprediksi adanya penurunan produksi dan pengiriman perangkat secara global akibat kenaikan biaya komponen serta perlambatan permintaan pasar.

TrendForce memperkirakan produksi smartphone dunia bisa turun sekitar 10% bahkan berpotensi menyentuh lebih dari 15% dalam skenario terburuk.

Itu terjadi jika harga memori, seperti DRAM dan NAND flash tetap tinggi karena permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI) dan pusat data.

Komponen memori yang sebelumnya hanya sekitar 10 - 15% dari biaya produksi ponsel kini bisa mencapai 30 - 40% yang menaikkan harga jual dan menekan permintaan konsumen.

Salah satu pemicu utama tren adalah lonjakan tajam harga komponen memori yang digunakan dalam smartphone.

Harga komponen diperkirakan meningkat hampir 200% pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hal tersebut membuat produsen harus menaikkan biaya atau mengurangi volume produksi agar tetap menguntungkan.

"Jumlah pengiriman smartphone global akan turun di 2026. Proyeksi penurunan sekitar 2,1% akibat tingginya biaya chip dan memori yang menekan permintaan pasar," tulis riset dari Counterpoint, dikutip dari CNA, Kamis (12/2).

Kekurangan chip memori global telah mengganggu produksi smartphone dan komponen lainnya.

Perusahaan teknologi seperti Qualcomm dan Arm mengalami tekanan pendapatan karena penurunan pesanan chip smartphone.

Analis memperkirakan penurunan pangsa pasar, terutama di segmen mid range dan entri level. Produsen yang kuat seperti Apple dan Samsung lebih mampu menyerap biaya tinggi.

Analis industri mencatat bahwa ketergantungan pada memori untuk AI dan pusat data menjadi salah satu faktor utama pasokan komponen yang lebih terbatas untuk perangkat konsumen seperti smartphone.(*)

Editor : Juliana Belence
#industri #DRAM #TrendForce #NAND #smartphone #produksi