Tiga Hari Perang AS-Israel Vs Iran, Saham Maskapai Anjlok dan Harga Minyak Melonjak
Chahaya Simanjuntak• Senin, 2 Maret 2026 | 22:15 WIB
ILUSTRASI pergerakan saham global dan harga minyak Dunia di masa konflik dan perang AS-Israel vs Iran saat ini. F Discovery Alert
Batampos - Gejolak konflik dan perang AS-Israel terhadap Iran turut mengguncang pasar keuangan global. Saham perusahaan perjalanan terbesar Eropa,TUI Group, turun 7 persen dalam perdagangan awal, Senin (2/3/2026) pagi waktu setempat.
Tak hanya itu, perusahaan induk British Airways,International Airlines Group, sahamnya juga turut merosot 9 persen.
Demikian halnya dengan saham maskapai global sepertiLufthansa,Air France-KLM,Qantas, danSingapore Airlinesjuga turun antara 5 hingga 7 persen.
Selain tamparan keras dari dunia penerbangan, harga minyak mentah Brent juga mengalami lonjakan hingga 13 persen dan sempat menyentuh level 80 dolar AS per barel.
Analis memperkirakan harga bisa menembus 100 dolar AS jika konflik berkepanjangan, yang akan meningkatkan beban biaya operasional maskapai di seluruh dunia.
Sementara itu, penutupan wilayah udara Timur Tengah memaksa maskapai mengalihkan rute penerbangan untuk menghindari zona konflik. Hal ini mengakibatkan jalur penerbangan udara menyempit.
Direktur komunikasi Flightradar24, Ian Petchenik, mengatakan, risiko gangguan berkepanjangan menjadi kekhawatiran utama industri penerbangan global.
Selain penerbangan penumpang, kawasan Teluk juga merupakan simpul utama kargo udara internasional. Penutupan ini berpotensi menambah tekanan terhadap jalur perdagangan global, yang sebelumnya sudah terganggu akibat ketidakstabilan geopolitik. (*)