Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pinjaman Tanpa Bunga UMKM Sepi Peminat, Baru 19 dari Target 1.500

Arjuna • Jumat, 27 Maret 2026 | 21:15 WIB

Ilustrasi pegawai Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam memperlihatkan produk UMKM di Gedung Pusat Layanan Umum Terpadu (PLUT) Batam, Kamis (31/3). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Ilustrasi pegawai Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam memperlihatkan produk UMKM di Gedung Pusat Layanan Umum Terpadu (PLUT) Batam, Kamis (31/3). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Batam belum berjalan optimal. Dari anggaran Rp3 miliar yang disiapkan, sebagian besar dana masih mengendap dan belum tersalurkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Batam, Salim, mengatakan hingga kini realisasi program masih jauh dari target.

“Dari target 1.500 pelaku UMKM, baru 19 yang lolos verifikasi dan menerima pinjaman,” ujarnya, Jumat (27/3).

Program pembiayaan tanpa bunga hingga Rp20 juta per pelaku usaha ini telah berjalan sejak 2025. Skema tersebut diharapkan dapat membantu UMKM berkembang melalui akses modal yang lebih ringan.

Namun, dalam pelaksanaannya, berbagai kendala muncul. Salah satunya faktor geografis. Banyak pelaku usaha berada di wilayah hinterland yang jauh dari layanan perbankan.

“Lokasi usaha yang jauh dari bank menjadi salah satu hambatan, sehingga penyaluran belum merata,” katanya.

Selain itu, persoalan administrasi juga menjadi penghalang. Sejumlah pelaku UMKM tidak lolos karena terkendala catatan pada sistem layanan informasi keuangan (BI Checking).

Saat ini, dana program masih tersimpan di bank mitra, yakni Bank BTN Batam. Rendahnya serapan membuat pemerintah mulai melakukan evaluasi.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah membuka peluang kerja sama dengan perbankan lain untuk memperluas akses pembiayaan. Pemko Batam kini menjajaki kolaborasi dengan Bank Riau Kepri.

“Harapannya penyaluran ke depan bisa lebih luas dan efektif,” tambah Salim.

Program ini merupakan bagian dari 15 program prioritas kepala daerah yang ditujukan untuk memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. (*)

 

Editor : M Tahang
#program pinjaman UMKM Batam