Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mahasiswa Apresiasi Gercep Mentan Amran Tangani Keluhan Pupuk Subsidi

jpg • Senin, 20 April 2026 | 16:10 WIB
Mentan Amran Sulaiman saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo dan merespons langsung aduan mahasiswa terkait keterlambatan pupuk subsidi. F. Jawa Pos
Mentan Amran Sulaiman saat meninjau gudang Bulog di Sidoarjo dan merespons langsung aduan mahasiswa terkait keterlambatan pupuk subsidi. F. Jawa Pos

batampos – Respons cepat Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam menindaklanjuti keluhan distribusi pupuk subsidi menuai apresiasi dari kalangan mahasiswa.

Aduan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo, Achmad Tirta, saat kunjungan kerja Menteri Pertanian ke gudang Perum Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Achmad mengungkap adanya keterlambatan distribusi pupuk subsidi di Desa Sumbersono, Kabupaten Mojokerto, yang mencapai 1 hingga 2 minggu.

Baca Juga: Rektor Unpatti Puji Mentan Amran, Dorong Sinergi Riset untuk Ketahanan Pangan Nasional

“Di desa kami pupuk langka, bahkan keterlambatannya bisa sampai dua minggu,” ujarnya.

Menanggapi laporan tersebut, Mentan Amran langsung bersikap tegas. Ia meminta agar distributor yang bertanggung jawab segera diidentifikasi dan tidak segan menjatuhkan sanksi berat jika terbukti lalai.

“Tidak boleh terlambat. Tunjuk distributornya. Kalau terbukti, cabut izinnya,” tegas Amran.

Sebagai tindak lanjut, ia langsung menghubungi jajaran terkait untuk memastikan penanganan cepat di lapangan. Ia bahkan memberi ultimatum agar persoalan tersebut diselesaikan pada hari yang sama.

“Saya kasih waktu hari ini harus berubah,” ujarnya.

Menurut Amran, keterlambatan distribusi pupuk sangat merugikan petani karena berdampak langsung terhadap produktivitas pertanian.

Baca Juga: Ekspor CPO Naik 26 Persen, Indonesia Perkuat Posisi Raja Sawit Dunia

Selain menindaklanjuti aduan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk meninjau kondisi cadangan beras nasional. Berdasarkan data, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai sekitar 4,9 juta ton, dengan kontribusi Jawa Timur sebesar 1,2 juta ton.

Di Sidoarjo sendiri, kapasitas gudang Bulog dilaporkan telah penuh, bahkan memerlukan tambahan melalui penyewaan gudang.

Menutup kunjungannya, Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan distribusi pupuk berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Ia juga mengajak mahasiswa serta masyarakat untuk aktif mengawasi penyaluran pupuk di lapangan. (*)

Editor : M Tahang
#Mentan Amran Sulaiman #Pupuk Subsidi #Bulog Sidoarjo #mahasiswa