batampos – Sejumlah tokoh militer, pejabat negara, dan purnawirawan TNI melayat ke rumah duka mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, di Perumahan Puri Wira Bhakti, Cikeas, Gunungputri, Kabupaten Bogor, Minggu (31/5).
Rumah duka dipadati pelayat dari kalangan keluarga, sahabat, purnawirawan TNI, hingga pejabat pemerintahan. Jenazah Ryamizard disemayamkan di kediamannya sejak sekitar pukul 17.00 WIB dengan pengamanan dari personel TNI.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta sejumlah perwira tinggi dan purnawirawan TNI lainnya.
Gatot Nurmantyo mengenang Ryamizard sebagai sosok pemimpin yang visioner dan berani mengambil keputusan strategis dalam berbagai penugasan militer.
Menurutnya, salah satu kontribusi penting Ryamizard terlihat saat mendorong pembangunan akses jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pascatsunami Aceh pada 2004.
"Beliau yang menentukan dalam TMMD membuat jalan dari Banda Aceh sampai Teunom. Saat itu banyak yang menganggap tidak mungkin karena kondisi wilayah yang terputus akibat tsunami, tetapi beliau meminta harus dilakukan dan akhirnya bisa terwujud," kata Gatot.
Sementara itu, Dudung Abdurachman mengenang Ryamizard sebagai atasan yang banyak memberikan arahan ketika dirinya bertugas di Aceh.
Menurut Dudung, Ryamizard selalu menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam setiap operasi militer, termasuk dalam penanganan konflik di Aceh.
"Beliau menyampaikan kepada saya bahwa masyarakat Aceh bukan musuh kita sehingga pendekatannya harus pendekatan manusia. Itulah yang saya pegang saat melaksanakan tugas," ujar Dudung.
Dudung juga menilai Ryamizard sebagai prajurit profesional yang konsisten mendorong peningkatan kualitas organisasi dan sumber daya manusia TNI.
"Beliau prajurit sejati, prajurit tulen yang betul-betul profesional. Banyak hal yang beliau kembangkan agar prajurit semakin profesional di bidangnya," katanya.
Ryamizard Ryacudu merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang menjabat sebagai KSAD pada periode 2002–2005. Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, ia dipercaya menjabat Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019.
Kepergian Ryamizard meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pemimpin tegas, nasionalis, dan berdedikasi tinggi terhadap bangsa dan negara. (*)
Editor : Jamil Qasim