batampos - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 38 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya dalam pengawasan yang dilakukan sepanjang Juli 2026.
Dari puluhan produk tersebut, tiga di antaranya merupakan obat stamina pria, yakni EXIE, YUBOKKI, dan DURAMAX. BPOM mencabut izin edar ketiga produk setelah menemukan kandungan bahan kimia obat (BKO) jenis baru bernama pyrimidenafil.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena pyrimidenafil belum pernah teridentifikasi sebelumnya dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia.
BPOM menyebut ketiga produk tersebut diproduksi PT Bintang Kupu-Kupu, Tangerang. Penggunaan senyawa yang belum umum ditemukan dalam produk ilegal diduga menjadi salah satu modus baru untuk mengelabui proses pengawasan dan pengujian.
Pyrimidenafil, BKO Baru yang Ditemukan BPOM
Pyrimidenafil merupakan senyawa kimia yang bekerja sebagai penghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5). Mekanisme tersebut serupa dengan sildenafil yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi.
Senyawa tersebut dapat meningkatkan aliran darah sehingga memberikan efek terhadap fungsi seksual. Namun, penggunaan BKO tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan temuan pyrimidenafil menunjukkan adanya perubahan pola pelanggaran yang dilakukan produsen obat bahan alam ilegal.
"Temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM karena merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia. Penggunaan senyawa yang berbeda dari BKO yang selama ini umum ditemukan diduga merupakan salah satu modus operandi pelaku yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui pengawasan dan pengujian produk," ujar Taruna Ikrar, Selasa (15/9).
BPOM Perluas Pengujian Laboratorium
Menurut BPOM, temuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengembangan kemampuan laboratorium untuk menghadapi perubahan modus adulterasi atau pencampuran ilegal pada produk obat bahan alam.
BPOM terus memperluas metode analisis untuk mendeteksi senyawa baru, analog, maupun turunannya yang dapat disisipkan secara ilegal ke dalam produk.
Selain pyrimidenafil, pengawasan pada Juli 2026 juga menemukan 35 produk OBA tanpa izin edar (TIE) yang mengandung BKO konvensional.
Sejumlah kandungan yang ditemukan antara lain sildenafil, sibutramin, deksametason, parasetamol, tadalafil, natrium diklofenak, hingga senyawa lainnya.
BPOM menyatakan penindakan hukum terhadap produk-produk tersebut tengah dilakukan. Pembersihan produk ilegal juga dilakukan melalui peredaran secara luring maupun e-commerce.
Masyarakat Diminta Waspadai Jamu dengan Klaim Instan
BPOM mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membeli dan mengonsumsi jamu maupun obat tradisional, terutama produk yang menawarkan klaim khasiat secara instan.
Klaim seperti "stamina cepat kembali" atau "pegal linu hilang seketika" perlu diwaspadai karena produk dengan efek yang terlalu cepat dapat mengandung bahan kimia obat yang tidak dicantumkan pada label.
Sebelum membeli, masyarakat dapat memeriksa legalitas produk melalui situs resmi Cek BPOM atau aplikasi BPOM Mobile.
Berikut 38 produk obat bahan alam yang masuk dalam temuan BPOM:
- EXIE — mengandung pyrimidenafil
- DURAMAX — mengandung pyrimidenafil
- YUBOKKI — mengandung pyrimidenafil
- DODOL JAMU PUSAKA AYAH — mengandung sildenafil
- FIREFOX WOMAN SUPPLIES — mengandung sildenafil, parasetamol, tadalafil
- MACHOCAN PLUS — mengandung tadalafil, sildenafil
- KUAT LELAKI DAYAK — mengandung sildenafil
- STRONG MAN COFFEE — mengandung desmetil carbodenafil
- NEW TANGKUR GANAS — mengandung sildenafil
- CHANG SAN — mengandung sildenafil, tadalafil
- SUPER STUD 007 — mengandung sildenafil
- KAPSUL KUAT & TAHAN LAMA PAJEROX — mengandung sildenafil
- GENTELL-MAN OBAT KUAT — mengandung sildenafil, parasetamol
- LANANG SEJATI — mengandung sildenafil
- KAPSUL STAMINA & TAHAN LAMA SINGA JANTAN GINSENG & SANREGO — mengandung sildenafil, parasetamol
- BORNEO — mengandung deksametason, meloksikam, parasetamol
- PE-GAT — mengandung kafein, parasetamol
- TUPAI — mengandung parasetamol, deksametason, natrium diklofenak
- NEW CAPSUL ELANG — mengandung parasetamol
- ASAM URAT FLU TULANG — mengandung deksametason
- SARAF MERAH PAK SLAMET — mengandung betametason
- EXTRA BINAHONG — mengandung natrium diklofenak
- RAJA ENCOK — mengandung parasetamol
- GOLINU — mengandung parasetamol
- PALU SAKTI OBAT SAKIT GIGI & SAKIT KEPALA — mengandung parasetamol
- DUA COBRA SAKIT GIGI — mengandung parasetamol
- PEGAL LINU HUSADA — mengandung parasetamol
- BUAH MERAH KUNIR PUTIH MAHKOTA DEWA — mengandung natrium diklofenak
- MINYAK URUT DAYAK — mengandung metil salisilat
- PENGGEMUK BADAN HERBAL — mengandung deksametason, siproheptadin
- BODYFAT — mengandung deksametason, siproheptadin
- OBAT DIET FAT LOSS - 4U SLIM & BEAUTY — mengandung orlistat
- LBT LANGSING BY TII — mengandung sibutramin
- JAMU HERBAL PELANGSING (JHP) — mengandung sibutramin
- PELANGSING HIJRAH — mengandung sibutramin
- PELANGSING PELAKOR PREMIUM SUPER STRONG 2 — mengandung sibutramin
- SARI DUKUH GATAL-GATAL/EKSIM — mengandung prednisolon
- QU FE SU WEI LIN DAN — mengandung famotidin