BPOM Temukan 38 Obat Tradisional Berbahaya, 3 Obat Stamina Pria Mengandung BKO Baru

jpg • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB
BBPOM di Surabaya menyita dan memusnahkan 97 ribu tablet obat ilegal senilai Rp 540 juta dari Jabodetabek. (Humas BBPOM Surabaya)
BBPOM di Surabaya menyita dan memusnahkan 97 ribu tablet obat ilegal senilai Rp 540 juta dari Jabodetabek. (Humas BBPOM Surabaya)

batampos - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 38 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya dalam pengawasan yang dilakukan sepanjang Juli 2026.

Dari puluhan produk tersebut, tiga di antaranya merupakan obat stamina pria, yakni EXIE, YUBOKKI, dan DURAMAX. BPOM mencabut izin edar ketiga produk setelah menemukan kandungan bahan kimia obat (BKO) jenis baru bernama pyrimidenafil.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena pyrimidenafil belum pernah teridentifikasi sebelumnya dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia.

BPOM menyebut ketiga produk tersebut diproduksi PT Bintang Kupu-Kupu, Tangerang. Penggunaan senyawa yang belum umum ditemukan dalam produk ilegal diduga menjadi salah satu modus baru untuk mengelabui proses pengawasan dan pengujian.

Pyrimidenafil, BKO Baru yang Ditemukan BPOM

Pyrimidenafil merupakan senyawa kimia yang bekerja sebagai penghambat enzim fosfodiesterase-5 (PDE5). Mekanisme tersebut serupa dengan sildenafil yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi.

Senyawa tersebut dapat meningkatkan aliran darah sehingga memberikan efek terhadap fungsi seksual. Namun, penggunaan BKO tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan temuan pyrimidenafil menunjukkan adanya perubahan pola pelanggaran yang dilakukan produsen obat bahan alam ilegal.

"Temuan pyrimidenafil menjadi perhatian serius BPOM karena merupakan jenis BKO yang baru pertama kali kami identifikasi dalam pengawasan obat bahan alam di Indonesia. Penggunaan senyawa yang berbeda dari BKO yang selama ini umum ditemukan diduga merupakan salah satu modus operandi pelaku yang tidak bertanggung jawab untuk mengelabui pengawasan dan pengujian produk," ujar Taruna Ikrar, Selasa (15/9).

BPOM Perluas Pengujian Laboratorium

Menurut BPOM, temuan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengembangan kemampuan laboratorium untuk menghadapi perubahan modus adulterasi atau pencampuran ilegal pada produk obat bahan alam.

BPOM terus memperluas metode analisis untuk mendeteksi senyawa baru, analog, maupun turunannya yang dapat disisipkan secara ilegal ke dalam produk.

Selain pyrimidenafil, pengawasan pada Juli 2026 juga menemukan 35 produk OBA tanpa izin edar (TIE) yang mengandung BKO konvensional.

Sejumlah kandungan yang ditemukan antara lain sildenafil, sibutramin, deksametason, parasetamol, tadalafil, natrium diklofenak, hingga senyawa lainnya.

BPOM menyatakan penindakan hukum terhadap produk-produk tersebut tengah dilakukan. Pembersihan produk ilegal juga dilakukan melalui peredaran secara luring maupun e-commerce.

Masyarakat Diminta Waspadai Jamu dengan Klaim Instan

BPOM mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat membeli dan mengonsumsi jamu maupun obat tradisional, terutama produk yang menawarkan klaim khasiat secara instan.

Klaim seperti "stamina cepat kembali" atau "pegal linu hilang seketika" perlu diwaspadai karena produk dengan efek yang terlalu cepat dapat mengandung bahan kimia obat yang tidak dicantumkan pada label.

Sebelum membeli, masyarakat dapat memeriksa legalitas produk melalui situs resmi Cek BPOM atau aplikasi BPOM Mobile.

Berikut 38 produk obat bahan alam yang masuk dalam temuan BPOM:

  1. EXIE — mengandung pyrimidenafil
  2. DURAMAX — mengandung pyrimidenafil
  3. YUBOKKI — mengandung pyrimidenafil
  4. DODOL JAMU PUSAKA AYAH — mengandung sildenafil
  5. FIREFOX WOMAN SUPPLIES — mengandung sildenafil, parasetamol, tadalafil
  6. MACHOCAN PLUS — mengandung tadalafil, sildenafil
  7. KUAT LELAKI DAYAK — mengandung sildenafil
  8. STRONG MAN COFFEE — mengandung desmetil carbodenafil
  9. NEW TANGKUR GANAS — mengandung sildenafil
  10. CHANG SAN — mengandung sildenafil, tadalafil
  11. SUPER STUD 007 — mengandung sildenafil
  12. KAPSUL KUAT & TAHAN LAMA PAJEROX — mengandung sildenafil
  13. GENTELL-MAN OBAT KUAT — mengandung sildenafil, parasetamol
  14. LANANG SEJATI — mengandung sildenafil
  15. KAPSUL STAMINA & TAHAN LAMA SINGA JANTAN GINSENG & SANREGO — mengandung sildenafil, parasetamol
  16. BORNEO — mengandung deksametason, meloksikam, parasetamol
  17. PE-GAT — mengandung kafein, parasetamol
  18. TUPAI — mengandung parasetamol, deksametason, natrium diklofenak
  19. NEW CAPSUL ELANG — mengandung parasetamol
  20. ASAM URAT FLU TULANG — mengandung deksametason
  21. SARAF MERAH PAK SLAMET — mengandung betametason
  22. EXTRA BINAHONG — mengandung natrium diklofenak
  23. RAJA ENCOK — mengandung parasetamol
  24. GOLINU — mengandung parasetamol
  25. PALU SAKTI OBAT SAKIT GIGI & SAKIT KEPALA — mengandung parasetamol
  26. DUA COBRA SAKIT GIGI — mengandung parasetamol
  27. PEGAL LINU HUSADA — mengandung parasetamol
  28. BUAH MERAH KUNIR PUTIH MAHKOTA DEWA — mengandung natrium diklofenak
  29. MINYAK URUT DAYAK — mengandung metil salisilat
  30. PENGGEMUK BADAN HERBAL — mengandung deksametason, siproheptadin
  31. BODYFAT — mengandung deksametason, siproheptadin
  32. OBAT DIET FAT LOSS - 4U SLIM & BEAUTY — mengandung orlistat
  33. LBT LANGSING BY TII — mengandung sibutramin
  34. JAMU HERBAL PELANGSING (JHP) — mengandung sibutramin
  35. PELANGSING HIJRAH — mengandung sibutramin
  36. PELANGSING PELAKOR PREMIUM SUPER STRONG 2 — mengandung sibutramin
  37. SARI DUKUH GATAL-GATAL/EKSIM — mengandung prednisolon
  38. QU FE SU WEI LIN DAN — mengandung famotidin
Editor : Putut Ariyo
obat ilegal pyrimidenafil bahan kimia obat bpom obat tradisional