Kenali Influenza Tipe A, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 22:15 WIB

 

Ilustrasi memakai masker. (Magnific)
Ilustrasi memakai masker. (Magnific)

batampos - Influenza merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Meski kerap dianggap sebagai penyakit ringan, influenza tetap perlu diwaspadai, terutama karena dapat menyerang kelompok rentan.

Kelompok yang berisiko mengalami komplikasi akibat influenza antara lain ibu hamil, anak-anak berusia di bawah 5 tahun, lansia berusia 65 tahun ke atas, serta orang dengan penyakit kronis seperti HIV/AIDS, asma, penyakit jantung, penyakit paru-paru, dan diabetes.

Selain itu, orang yang memiliki risiko tinggi terpapar virus, termasuk tenaga kesehatan, juga perlu mendapatkan perhatian.

Influenza memiliki beberapa tipe, yakni A, B, C, dan D. Di Indonesia, influenza tipe A merupakan salah satu tipe yang paling sering ditemukan.

Menurut laporan JawaPos, kasus influenza tipe A cenderung mengalami peningkatan menjelang akhir tahun. Kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi kualitas udara, termasuk akibat erupsi gunung berapi, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta musim kemarau panjang.

Gejala Influenza Tipe A

Gejala influenza umumnya muncul secara tiba-tiba. Beberapa gejala yang dapat dialami antara lain demam, batuk yang umumnya kering, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, sakit tenggorokan, serta hidung berair.

Batuk akibat influenza juga dapat berlangsung cukup lama dan pada sebagian kasus dapat bertahan selama dua minggu atau lebih.

Pengobatan Influenza Tipe A

Mengutip informasi dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang dikutip pada 21 September, penanganan influenza dapat dilakukan dengan beristirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, serta menggunakan obat penurun demam seperti paracetamol sesuai aturan penggunaan.

Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat memberikan obat antivirus. Penggunaan obat antivirus sebaiknya dilakukan sesuai anjuran tenaga medis.

Cara Mencegah Influenza Tipe A

Untuk mengurangi risiko penularan influenza, sejumlah kebiasaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

PHBS dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memastikan sirkulasi udara tetap baik, mengonsumsi makanan bergizi, serta membiasakan diri mencuci tangan dengan benar.

2. Mencuci tangan dengan benar

Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin dapat membantu membersihkan tangan dari kotoran, debu, dan mikroorganisme yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Jika air dan sabun tidak tersedia, hand sanitizer dapat digunakan sebagai alternatif untuk membersihkan tangan.

3. Menggunakan masker saat sakit atau berada di tempat ramai

Masker dapat membantu mengurangi risiko penularan, terutama bagi orang yang sedang mengalami gejala influenza. Penggunaan masker juga dapat dipertimbangkan ketika berada di tempat umum atau ruang yang ramai.

4. Menerapkan etika batuk dan bersin

Tutup mulut dan hidung menggunakan tisu ketika batuk atau bersin. Jika tisu tidak tersedia, gunakan bagian dalam siku untuk membantu mencegah penyebaran percikan yang dapat membawa virus.

5. Menghindari kontak terlalu dekat

Orang yang sedang mengalami gejala influenza, seperti batuk dan bersin, sebaiknya menjaga jarak dengan kelompok rentan untuk mengurangi risiko penularan.

Jika tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus kepada orang lain.

6. Menjaga daya tahan tubuh

Menjaga kondisi tubuh dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan sehat dan bergizi, rutin melakukan aktivitas fisik, serta mendapatkan waktu tidur dan istirahat yang cukup.

7. Melakukan vaksinasi influenza

Vaksinasi influenza merupakan salah satu upaya untuk membantu mencegah influenza musiman. Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi, seperti tenaga kesehatan, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis, perlu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai vaksinasi influenza.

Dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat, menjaga kebugaran tubuh, serta melakukan langkah pencegahan yang tepat, risiko penularan influenza dapat dikurangi.(*)

Editor : Cipi Ckandina
Kenali Tipe A gejala influenza