Pernah Jabat Kasetpres dan Berkarier di Kementerian Pertahanan
batampos – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Dia dipercaya mengisi sementara jabatan tersebut setelah Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diberhentikan dari posisi Kepala KSP.
Penunjukan Ariyo diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11). Keputusan itu menyusul penandatanganan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian Listyo Sigit dari jabatan tersebut.
"Kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres pemberhentian Listyo Sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala KSP dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau tunjuk Letjen Ariyo Windutomo," kata Prasetyo.
Pergantian tersebut menjadi sorotan di tengah perkara dugaan penyadapan terhadap sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto, yang menyeret nama Listyo Sigit.
Lantas, siapa Letjen TNI Ariyo Windutomo?
Lulusan Akmil 1996
Letjen TNI Ariyo Windutomo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996. Rekam jejak kariernya diwarnai sejumlah penugasan di bidang administrasi, organisasi, dan birokrasi pemerintahan.
Sebelum dipercaya menduduki jabatan Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres), Ariyo cukup lama bertugas di lingkungan Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Sejumlah jabatan yang pernah diembannya antara lain Analis Madya Biro Kepegawaian dan Kepala Bagian Kepegawaian Kemhan. Pengalaman tersebut memberinya bekal dalam pengelolaan administrasi dan organisasi pemerintahan.
Karier militernya terus berkembang. Pada 2022, Ariyo memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI atau jenderal bintang satu. Saat itu, dia menjabat Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan.
Selain bertugas di lingkungan kementerian, Ariyo juga pernah menjalani penugasan kewilayahan. Pada 2011–2012, dia tercatat menjabat Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok.
Dia juga pernah bertugas di Staf Teritorial Kodam XVII/Cenderawasih. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum lebih banyak mengemban tugas di bidang administrasi dan pemerintahan.
Pada 2024, Ariyo dipercaya menjabat Kepala Sekretariat Presiden. Pangkatnya kemudian meningkat menjadi Letnan Jenderal TNI atau jenderal bintang tiga.
Kini, dengan penunjukan sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan, Ariyo kembali mendapat kepercayaan mengemban tugas strategis di lingkungan Istana. Dia bertanggung jawab memastikan pelaksanaan fungsi KSP tetap berjalan selama belum ditetapkan pejabat definitif. (*)