Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemkab Natuna Perluas dan Remajakan 350 Hektare Kebun Kelapa di Enam Kecamatan

Antara • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:37 WIB
roses sertifikasi kelapa di Natuna oleh Balai Karantina Kepri pada 2026. F Balai Karantina Kepri
roses sertifikasi kelapa di Natuna oleh Balai Karantina Kepri pada 2026. F Balai Karantina Kepri

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan program perluasan dan peremajaan kebun kelapa di sejumlah wilayah sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani.

Program tersebut pada tahap pertama akan dilaksanakan di enam kecamatan, yakni Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Tengah, Bunguran Selatan, Bunguran Batubi, dan Bunguran Utara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna Wan Syazali mengatakan, pengembangan kebun kelapa difokuskan pada komoditas kelapa dalam melalui program hilirisasi kelapa yang didukung anggaran dari pemerintah pusat serta pemerintah daerah.

“Perluasan dan peremajaan kebun kelapa ini merupakan bagian dari program pengembangan komoditas kelapa. Pemerintah daerah bersama masyarakat mendukung pelaksanaannya,” ujar Wan Syazali, Senin.

Ia menjelaskan, peremajaan kebun dilakukan dengan mengganti tanaman kelapa yang sudah tua dan tidak produktif menggunakan bibit baru pada lahan yang sama. Sementara perluasan dilakukan dengan membuka area tanam baru untuk meningkatkan jumlah produksi.

DKPP Natuna mendapat bantuan bibit kelapa dari Kementerian Pertanian untuk ditanam di lahan seluas 350 hektare.

Baca Juga: Nadiem Beberkan Alasan Pilih Chromebook di Sidang Duplik, Singgung Darurat Covid-19 dan Digitalisasi Pendidikan

“Kami mendapat bantuan bibit kelapa dari Kementerian Pertanian untuk ditanam di lahan seluas 350 hektare dan lahannya sudah siap,” katanya.

Petani Mendapat Pendampingan dan Insentif

Wan Syazali menyebutkan, lahan yang digunakan dalam program tersebut merupakan milik masyarakat yang telah menyatakan komitmen menjadi petani binaan DKPP dalam pengembangan komoditas kelapa.

Selain bantuan bibit, pemilik lahan juga akan mendapatkan insentif untuk mendukung pengelolaan kebun, mulai dari pembersihan lahan, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman.

“Perkiraan bibit mulai ditanam pada November hingga Desember 2026,” jelasnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produksi kelapa Natuna sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.

Dorong Kesejahteraan Petani Natuna

Wan Syazali menambahkan, pengembangan sektor pertanian menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wakil Bupati Jarmin.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program serta bantuan pertanian yang bersumber dari APBD maupun APBN.

“Ibu Bupati sangat fokus meningkatkan kesejahteraan petani. Banyak bantuan yang diberikan, mulai dari pupuk hingga berbagai sarana pendukung pertanian lainnya,” ujarnya.

Pemkab Natuna berharap pengembangan perkebunan kelapa ini tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan melalui sektor pertanian berkelanjutan. (*)

Editor : Putut Ariyo
#natuna #kelapa #pertanian #Pemkab Natuna #kepri