Batampos - Tanaman cengkeh menjadi salah satu komoditas perkebunan yang memiliki potensi ekonomi besar dari Kabupaten Natuna. Tumbuh subur, cengkeh Natuna dikenal memiliki kualitas baik dan telah lama menjadi sumber penghasilan masyarakat di sejumlah pulau-pulau kecil di kawasan tersebut.
Seorang petani asal Pulau Tiga, Herman, mengatakan, tanaman cengkeh tersebar di berbagai wilayah Natuna, seperti Pulau Tiga, Pulau Midai, Pulau Serasan, Pulau Laut, Pulau Seluan, hingga beberapa pulau lainnya.
“Tanaman cengkeh di Natuna cukup banyak dan berpotensi menjadi penopang perekonomian masyarakat,” ujar Herman di Natuna, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: DP3AP2KB Ajak Masyarakat Jadi Pelapor Kekerasan Terkait Perlindungan Anak di Natuna
Menurutnya, cengkeh merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang telah dibudidayakan secara turun-temurun oleh masyarakat. Hasil panennya menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi banyak keluarga petani.
Selain memiliki kualitas yang baik, cengkeh Natuna juga pernah menjadi komoditas unggulan yang diminati pasar pada masa kejayaannya. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang pengembangan sektor perkebunan rempah di daerah kepulauan tersebut.
Baca Juga: Polisi Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Dua Personel Masih Hilang
Meski demikian, Herman menilai pengembangan komoditas cengkeh masih membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam peningkatan produktivitas, pembinaan petani, serta akses pemasaran hasil panen.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar produksi cengkeh meningkat sehingga kesejahteraan petani juga ikut naik,” katanya.
Dengan potensi lahan yang masih luas dan kondisi alam yang mendukung, cengkeh dinilai dapat menjadi salah satu komoditas andalan untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Natuna. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak