Natuna Siapkan Lahan HF Radar, Pengawasan Laut Perbatasan Makin Canggih

Antara • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:56 WIB
Pemkab Natuna menghibahkan lahan seluas 9.240 meter persegi kepada BMKG untuk pembangunan High Frequency Radar (HF Radar) guna memperkuat pemantauan kondisi laut di wilayah perbatasan.
Pemkab Natuna menghibahkan lahan seluas 9.240 meter persegi kepada BMKG untuk pembangunan High Frequency Radar (HF Radar) guna memperkuat pemantauan kondisi laut di wilayah perbatasan.

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, menghibahkan lahan seluas 9.240 meter persegi kepada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mendukung pembangunan fasilitas High Frequency Radar (HF Radar) di wilayah perbatasan Indonesia.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Maritim Natuna, Rafael Alesandro Marbun, mengatakan lahan hibah tersebut berada di dua lokasi di Kecamatan Bunguran Timur Laut, yakni seluas 6.060 meter persegi di Pengadah dan 3.180 meter persegi di Tanjung.

"Total luas lahan hibah mencapai 9.240 meter persegi," ujar Rafael, Selasa (9/9).

Penandatanganan hibah lahan telah dilaksanakan di Kantor Pusat BMKG, Jakarta, pada Jumat (4/9). Dokumen hibah ditandatangani langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama jajaran pimpinan BMKG, termasuk Sekretaris Utama BMKG Dwi Budi Sutrisno.

Menurut Rafael, lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan HF Radar, teknologi pemantauan kondisi laut yang mampu memberikan informasi mendekati waktu nyata (near real time).

Keberadaan HF Radar di Natuna diharapkan memperkuat sistem pemantauan perairan, khususnya di kawasan perbatasan, sehingga dapat meningkatkan keselamatan pelayaran, mendukung aktivitas maritim, sekaligus memperkuat upaya mitigasi bencana.

Selain itu, pemantauan kondisi laut secara berkelanjutan akan membantu pemerintah maupun pelaku pelayaran mengantisipasi perubahan cuaca dan dinamika perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan di laut.

Dengan pembangunan fasilitas ini, Natuna akan memiliki sistem pemantauan laut yang lebih modern sebagai bagian dari penguatan infrastruktur maritim nasional, terutama di wilayah strategis perbatasan Indonesia. (*)

Editor : Putut Ariyo
HF Radar natuna bmkg perbatasan kepri