batampos – Crystal Palace mencatat sejarah baru dengan lolos ke final kompetisi Eropa untuk pertama kalinya. The Eagles akan menghadapi wakil Spanyol, Rayo Vallecano, pada partai puncak Liga Conference.
Tim asuhan Oliver Glasner memastikan tiket final setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk dengan kemenangan 2-1 pada leg kedua semifinal di Selhurst Park, Jumat dini hari WIB.
Hasil tersebut membuat Palace lolos dengan agregat meyakinkan 5-2, setelah sebelumnya menang 3-1 pada leg pertama yang digelar di Krakow.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Crystal Palace tetap tampil agresif meski sudah unggul agregat. Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui gol bunuh diri pemain Shakhtar, Pedro Henrique, yang salah mengantisipasi arah bola.
Namun tim tamu asuhan Arda Turan mampu menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol Eguinaldo pada menit ke-34.
Memasuki babak kedua, Shakhtar berupaya mengambil alih dominasi untuk mengejar defisit agregat. Akan tetapi, pertahanan kokoh Palace dan serangan balik cepat justru menjadi senjata mematikan.
Ismaila Sarr tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu pada menit ke-52. Gol tersebut memastikan kemenangan Palace sekaligus mengunci langkah ke final.
Di partai puncak nanti, Crystal Palace akan berhadapan dengan Rayo Vallecano. Klub asal Madrid itu melaju ke final usai menyingkirkan Strasbourg dari Prancis dengan agregat 2-0.
Pada leg kedua semifinal di Stade de la Meinau, Rayo kembali menang tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak penyerang asal Brasil, Alemao, pada menit ke-42.
Hasil itu mengulang sukses leg pertama ketika Rayo juga menang dengan skor identik 1-0.
Final kompetisi level ketiga Eropa tersebut dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena, Leipzig, Jerman, pada Kamis, 27 Mei mendatang. (*)
Editor : Jamil Qasim