batampos – Pelatih Timnas Kanada Jesse Marsch menjadikan hasil imbang melawan Bosnia-Herzegovina sebagai bahan evaluasi penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya di Grup B Piala Dunia 2026.
Kanada harus puas berbagi poin setelah ditahan Bosnia-Herzegovina 1-1 pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Stadion BMO Field, Toronto, Jumat waktu setempat.
"Kami harus memastikan belajar dari pertandingan hari ini. Kami akan terus berusaha," kata Marsch seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca Juga: Larin Jadi Penyelamat, Kanada Paksa Bosnia-Herzegovina Berbagi Poin
Pada pertandingan tersebut, Kanada sempat tertinggal lebih dahulu setelah Jovo Lukic mencetak gol untuk Bosnia-Herzegovina pada babak pertama. Tuan rumah kemudian berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Cyle Larin pada menit ke-78.
Marsch mengakui timnya tidak tampil sesuai harapan pada babak pertama. Menurut dia, para pemain kurang agresif sehingga memberi ruang bagi Bosnia-Herzegovina untuk mengembangkan permainan dan menciptakan peluang.
Namun, performa Jonathan David dan kawan-kawan meningkat setelah turun minum. Kanada tampil lebih menekan dan mampu menguasai jalannya pertandingan hingga akhirnya menemukan gol penyeimbang.
"Kami merasa sudah menguasai permainan. Kami mulai menekan, lalu pemain-pemain pengganti masuk dan mengubah jalannya pertandingan. Saya mengatakan kepada mereka, 'Kita sudah menguasai mereka, sekarang saatnya terus menyerang'," ujar Marsch.
Baca Juga: Berkas Kasus Kematian Bripda Natanael Kembali Dilimpahkan ke Kejati Kepri
Meski gagal meraih kemenangan di depan pendukung sendiri, hasil imbang tersebut membuat Kanada tetap berada di posisi teratas klasemen sementara Grup B dengan satu poin. Bosnia-Herzegovina berada tepat di bawahnya dengan jumlah poin yang sama.
Kanada kini mengalihkan fokus ke laga kedua Grup B melawan Qatar yang akan digelar di Stadion BC Place, Vancouver, pada 18 Juni mendatang. Marsch berharap timnya mampu mengambil pelajaran dari laga pembuka agar tampil lebih efektif dan meraih kemenangan perdana di turnamen ini.
Hasil melawan Bosnia-Herzegovina juga menjadi pengingat bagi Kanada bahwa persaingan di fase grup tidak akan mudah. Sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, The Canucks dituntut mampu menunjukkan performa yang lebih konsisten jika ingin melangkah jauh di turnamen. (*)
Editor : Jamil Qasim