batampos – Pertemuan Belgia dan Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi penentu persaingan juara grup sekaligus tiket otomatis menuju babak 32 besar. Duel yang berlangsung di Lumen Field, Seattle, Amerika Serikat, ini mempertemukan dua tim yang diprediksi menjadi kekuatan utama di grup tersebut.
Secara peringkat FIFA, Belgia lebih diunggulkan. Setan Merah saat ini menempati peringkat kesembilan dunia, sementara Mesir berada di posisi ke-29. Rekor pertemuan juga berpihak kepada Belgia yang meraih tiga kemenangan dari empat laga sebelumnya, meski seluruhnya hanya berstatus pertandingan persahabatan.
Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua negara dalam ajang kompetitif sekaligus perjumpaan perdana mereka di putaran final Piala Dunia.
Baca Juga: Dibantai Jerman 1-7, Dick Advocaat Tetap Bangga Curacao Tampil di Piala Dunia
Belgia datang dengan ambisi besar untuk menebus kegagalan pada Piala Dunia 2022 ketika tersingkir di fase grup. Padahal sebelumnya mereka selalu masuk dalam daftar favorit juara dan pernah meraih peringkat ketiga pada Piala Dunia 2018 di Rusia.
Tim asuhan Rudi Garcia tampil meyakinkan sepanjang fase kualifikasi dengan mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan, mencetak 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali. Dalam laga pemanasan menjelang turnamen, Belgia juga mencatat hasil positif dengan mengalahkan Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia, serta bermain imbang melawan Meksiko.
Kekuatan Belgia terletak pada skuad bertabur bintang yang bermain di kompetisi elite Eropa. Nama-nama seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Youri Tielemans, Amadou Onana, Jeremy Doku, Leandro Trossard, hingga Romelu Lukaku menjadi tulang punggung Setan Merah.
Di lini tengah, Tielemans diperkirakan menjadi pengatur ritme permainan, sementara De Bruyne berperan lebih ofensif untuk menopang serangan yang dipimpin Lukaku dan Doku.
Baca Juga: Pendaftar SPMB SMAN 1 Batam Tembus 885 Orang, Hampir Dua Kali Lipat dari Kuota
Di sisi lain, Mesir datang dengan pendekatan berbeda. Pelatih Hossam Hassan lebih banyak mengandalkan pemain dari kompetisi domestik dengan hanya enam pemain yang berkarier di Eropa.
Meski demikian, The Pharaohs tetap memiliki sosok berpengalaman seperti Mohamed Salah dan Omar Marmoush yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Mesir juga membawa modal cukup baik setelah mengalahkan Arab Saudi dan Rusia serta menahan imbang Spanyol dalam laga persahabatan. Satu-satunya kekalahan mereka terjadi saat menghadapi Brasil.
Hossam Hassan diperkirakan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Marmoush sebagai ujung tombak dan Salah bergerak lebih bebas untuk menciptakan peluang. Skema tersebut dinilai mampu meredam agresivitas Belgia yang kemungkinan tampil dengan pola 4-3-3.
Meski Mesir memiliki tradisi kuat sebagai tujuh kali juara Afrika dan pengalaman menghadapi tekanan pertandingan besar, kualitas individu serta kedalaman skuad Belgia membuat mereka tetap lebih difavoritkan.
Namun, seperti yang telah terjadi pada sejumlah laga awal Piala Dunia 2026, kejutan selalu mungkin tercipta. Jika mampu memaksimalkan kecepatan Salah dan efektivitas serangan balik, Mesir berpeluang mencuri poin penting.
Prediksi skor: Belgia 2-1 Mesir.
Konsep ilustrasi grafis:
-
Headline besar: BELGIA VS MESIR
-
Subjudul: Duel Penentu Puncak Grup G
-
Visual utama: Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah saling berhadapan.
-
Statistik:
-
FIFA Ranking: Belgia #9 | Mesir #29
-
Head to Head: Belgia 3 Menang, Mesir 1 Menang
-
Stadion: Lumen Field, Seattle
-
-
Prediksi: Belgia 2-1 Mesir
-
Warna dominan: Merah-Hitam (Belgia) vs Merah-Putih-Hitam (Mesir)
-
Tambahkan elemen trofi Piala Dunia di tengah sebagai pemisah kedua tim.
Editor : Jamil Qasim