batampos – Timnas Norwegia mencetak sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Brasil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7/2026) WIB.
Bintang Manchester City, Erling Haaland, menjadi pahlawan kemenangan Norwegia lewat dua gol yang dicetak pada menit ke-79 dan 90. Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Neymar pada masa injury time.
Kemenangan ini membawa Norwegia untuk pertama kalinya melangkah ke babak perempat final Piala Dunia. Hasil tersebut sekaligus mengulang kemenangan 2-1 atas Brasil pada fase grup Piala Dunia 1998, namun kali ini dengan arti yang jauh lebih besar.
Sebaliknya, Brasil kembali harus mengubur mimpi mengakhiri paceklik gelar juara dunia yang sudah berlangsung sejak 2002. Selecao kembali tersingkir di fase gugur setelah sebelumnya juga gagal melangkah lebih jauh pada edisi 2018 dan 2022.
Di babak perempat final, Norwegia akan menghadapi pemenang laga Meksiko kontra Inggris yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Azteca.
Haaland Samai Messi dan Mbappe
Dua gol ke gawang Brasil membuat koleksi gol Haaland di Piala Dunia 2026 menjadi tujuh. Penyerang berusia 25 tahun itu kini sejajar dengan Lionel Messi (Argentina) dan Kylian Mbappe (Prancis) dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen.
Selain ketajaman Haaland, kemenangan Norwegia juga tak lepas dari penampilan gemilang kiper Orjan Nyland yang berkali-kali menggagalkan peluang emas Brasil.
Penalti Bruno Digagalkan Nyland
Norwegia sebenarnya sempat mencetak gol cepat melalui Patrick Berg pada menit ketiga. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena Alexander Sorloth lebih dulu berada dalam posisi offside.
Brasil kemudian memperoleh peluang emas pada menit ke-12 setelah wasit menunjuk titik penalti usai Kristoffer Ajer melanggar Matheus Cunha di kotak terlarang.
Namun, Bruno Guimaraes gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Tendangan gelandang Brasil itu berhasil dibaca dan ditepis Nyland.
Kiper Norwegia kembali tampil gemilang dengan menggagalkan peluang Gabriel Martinelli dan Vinicius Junior di babak pertama, sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Haaland Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, kedua tim terus saling menyerang. Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memasukkan Endrick pada menit ke-58 untuk menambah daya gedor.
Peluang demi peluang tercipta, tetapi kebuntuan baru pecah pada menit ke-79. Andreas Schjelderup mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Haaland. Bola memantul ke tanah sebelum bersarang di gawang Alisson Becker.
Brasil berupaya menyamakan kedudukan, tetapi kembali digagalkan aksi heroik Nyland.
Alih-alih mencetak gol balasan, Brasil justru kembali kebobolan pada menit ke-90. Haaland memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan mendatar ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau Alisson.
Pada masa injury time, Brasil mendapat hadiah penalti kedua setelah Leo Ostigard dinilai menyikut Casemiro di kotak penalti.
Kali ini Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti maju sebagai algojo dan sukses memperdaya Nyland. Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan karena sesaat kemudian wasit meniup peluit panjang.
Norwegia pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah mereka di ajang Piala Dunia. (*)
Editor : Jamil Qasim