batampos – Timnas Swiss menyiapkan strategi tak biasa jelang menghadapi Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Murat Yakin berlatih menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama pertandingan, mulai dari bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit hingga simulasi adu penalti.
Laga Swiss kontra Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion Arrowhead, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan tim dengan organisasi pertahanan yang disiplin melawan salah satu kandidat kuat juara dunia.
Media Swiss melaporkan, tim pelatih sengaja menciptakan berbagai skenario sulit dalam sesi latihan. Para pemain menjalani simulasi pertandingan dengan komposisi 11 lawan 10, 11 lawan 9, bahkan 11 lawan 8 pemain.
Latihan tersebut bertujuan mempersiapkan tim apabila harus kehilangan pemain akibat kartu merah. Dengan skenario itu, para pemain diharapkan tetap mampu menjaga organisasi permainan dan mengetahui peran masing-masing saat berada di bawah tekanan.
Selain itu, Swiss juga memberikan perhatian khusus terhadap kemungkinan pertandingan berakhir melalui adu penalti.
Kiper Gregor Kobel bersama pelatih kiper disebut menghabiskan waktu hingga dua jam setiap hari untuk berlatih menghadapi tendangan penalti. Persiapan tersebut dilakukan agar Kobel siap apabila laga harus ditentukan dari titik putih.
Langkah itu menunjukkan Swiss tidak ingin menyisakan celah sekecil apa pun saat menghadapi Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Tim pelatih menyadari kualitas individu para pemain Argentina mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.
Di Swiss, laga melawan Argentina disebut sebagai salah satu pertandingan terpenting dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Kesempatan menembus semifinal Piala Dunia menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain dan staf pelatih.
Meski berpeluang menghentikan langkah Lionel Messi di turnamen yang kemungkinan menjadi Piala Dunia terakhirnya, fokus utama Swiss tetap mengamankan tiket ke empat besar.
Dengan persiapan yang matang, Swiss berharap mampu memberikan perlawanan sengit kepada Argentina melalui disiplin bertahan, kesiapan menghadapi tekanan, serta antisipasi jika pertandingan harus berlanjut hingga adu penalti.
Kini seluruh persiapan itu akan diuji di lapangan. Swiss bertekad menciptakan kejutan dengan menyingkirkan juara bertahan Argentina, sementara Lionel Messi dan kolega berambisi melanjutkan langkah menuju semifinal Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Jamil Qasim