batampos – Atmosfer semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol mulai memanas bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Adu komentar mewarnai persiapan kedua tim setelah bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan pernyataan penuh percaya diri yang langsung mendapat respons dari kubu Les Bleus.
Dilansir dari Sports Mole, Yamal mengingatkan bahwa Spanyol memiliki rekor positif atas Prancis dalam dua pertemuan terakhir. Ia bahkan menegaskan La Roja tidak gentar menghadapi semifinal.
"Kami mengalahkan Prancis dalam dua pertemuan terakhir kami. Jika Prancis harus takut kepada siapa pun, itu adalah kami. Kita lihat saja apa yang terjadi, tetapi kami tidak takut," ujar Yamal.
Baca Juga: 40 PNS Bintan Dilantik, Bupati Ingatkan Pegawai Jangan Langsung Minta Pindah Tugas
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan jelang duel yang diprediksi berlangsung sengit.
Konate: Kami Tak Perlu Takut kepada Siapa Pun
Bek Prancis, Ibrahima Konate, menjadi pemain pertama yang menanggapi pernyataan Yamal. Pemain yang dikabarkan baru bergabung dengan Real Madrid itu menegaskan timnya tidak terpengaruh perang komentar dan memilih fokus mempersiapkan pertandingan.
"Sejujurnya, kami belum mendengar apa yang dikatakan. Kami tidak perlu takut kepada siapa pun. Kami harus tetap rendah hati dan tidak terjebak, terutama pada tahap kompetisi ini," kata Konate.
Ia menambahkan, komentar lawan tidak akan mengubah fokus timnya.
"Dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan pada akhirnya kita akan melihat siapa yang keluar sebagai pemenang."
Baca Juga: Mulai dari Penganiayaan hingga Pencabulan, Ini Deretan Kasus Kekerasan terhadap Anak di Batam
Konate juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak larut dalam psywar menjelang laga, karena hasil pertandingan akan ditentukan di atas lapangan.
Lacroix: Fokus Kami Hanya Kemenangan
Nada serupa disampaikan bek Prancis lainnya, Maxence Lacroix. Ia mengakui kualitas Spanyol, tetapi menegaskan Les Bleus datang dengan target meraih tiket ke final.
"Saya tidak akan mengatakan kami takut. Kami menyadari kualitas kami dan kami tahu Spanyol memiliki skuad yang sangat bagus serta menjalani turnamen yang hebat. Kami memainkan setiap pertandingan untuk menang, dan tujuan kami tentu saja adalah meraih kemenangan," ujarnya.
Bagi Prancis, kemenangan atas Spanyol akan membawa mereka melaju ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, sekaligus mempertegas era kejayaan di bawah pelatih Didier Deschamps.
Spanyol Unggul dalam Rekor Pertemuan
Meski Prancis berstatus salah satu favorit juara, catatan pertemuan terbaru justru berpihak kepada Spanyol.
La Roja sebelumnya menundukkan Les Bleus dengan skor 5-4 di UEFA Nations League. Pada semifinal Euro 2024, Spanyol juga berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 melalui gol Lamine Yamal dan Dani Olmo, sebelum akhirnya keluar sebagai juara Eropa.
Kini, kedua raksasa Eropa kembali bertemu di panggung terbesar sepak bola dunia. Dengan kualitas pemain, sejarah persaingan, dan perang komentar yang sudah lebih dulu memanaskan suasana, duel Prancis kontra Spanyol dipastikan menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026.
Pemenang pertandingan ini akan melaju ke final untuk menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Inggris dan Argentina dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Jamil Qasim