Atletico Madrid Bidik Kemenangan Ketujuh Beruntun, Stuttgart Jadi Ujian Berat

JawaPos • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:31 WIB
Gol Alex Baena bawa Atletico Madrid menang 1-0 atas Espanyol. (@atleticodemadrid/Instagram).
Gol Alex Baena bawa Atletico Madrid menang 1-0 atas Espanyol. (@atleticodemadrid/Instagram).

batampos – Atletico Madrid berambisi memperpanjang tren positif saat bertandang ke markas VfB Stuttgart pada pertandingan ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Berbekal enam kemenangan beruntun di semua kompetisi, pasukan Diego Simeone datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk membawa pulang tiga poin dari MHPArena, Jerman, Rabu (21/10) dini hari WIB.

Namun, misi Los Colchoneros dipastikan tidak mudah. Stuttgart juga sedang tampil impresif di kompetisi Eropa setelah menyapu bersih dua pertandingan awal dengan kemenangan.

Duel kedua tim diprediksi berlangsung sengit. Atletico mengandalkan pertahanan solid dan efektivitas serangan, sementara Stuttgart bertekad mempertahankan rekor sempurna sekaligus memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Stuttgart Perkasa di Eropa, Goyah di Bundesliga

Performa Stuttgart musim ini memperlihatkan dua wajah berbeda. Di Liga Champions, tim asuhan Sebastian Hoeness tampil meyakinkan dengan mengoleksi enam poin dari dua pertandingan.

Stuttgart membuka kompetisi dengan kemenangan 3-1 atas Viking FK, kemudian menghajar Slovan Bratislava 3-0 pada pertandingan kedua.

Penyerang Ermedin Demirovic menjadi salah satu pemain kunci setelah mencetak tiga gol atau hattrick saat menghadapi Viking FK.

Namun, performa tersebut berbanding terbalik dengan penampilan Stuttgart di Bundesliga. Die Roten menelan tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk kekalahan 0-1 dari Hamburger SV pada akhir pekan lalu.

Inkonsistensi itu menjadi pekerjaan rumah bagi Hoeness menjelang kedatangan Atletico Madrid.

Meski demikian, Stuttgart memiliki modal positif ketika menghadapi klub Spanyol. Mereka berhasil memenangi tiga dari empat pertemuan terakhir melawan wakil Negeri Matador di berbagai kompetisi Eropa.

Sayangnya, catatan tersebut tidak berlaku di Liga Champions. Stuttgart belum pernah mengalahkan klub La Liga dalam tujuh pertandingan, dengan dua hasil imbang dan lima kekalahan.

Rekor itu menjadi tantangan tersendiri bagi tuan rumah untuk menjaga momentum kemenangan.

Atletico Sedang Panas, Pertahanan Makin Solid

Di kubu tamu, Atletico Madrid tengah menikmati periode terbaiknya musim ini.

Setelah mengawali Liga Champions dengan kekalahan 1-2 dari Liverpool, tim asuhan Diego Simeone bangkit dan mencatatkan enam kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.

Dalam periode tersebut, Atletico mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali. Mereka juga membukukan empat pertandingan tanpa kebobolan atau clean sheet.

Catatan tersebut menunjukkan lini pertahanan Los Colchoneros kembali menemukan soliditas yang selama ini menjadi ciri khas permainan Simeone.

Atletico juga berhasil memenangi derbi Madrid dengan skor 2-1 serta mengalahkan Manchester United 2-0 pada pertandingan sebelumnya di Liga Champions.

Kemenangan atas Manchester United menjadi modal penting bagi Atletico untuk memperbaiki posisi dalam persaingan fase liga.

Meski demikian, performa tandang masih menjadi persoalan.

Atletico hanya mampu meraih satu kemenangan dari enam pertandingan tandang terakhir di Liga Champions. Bahkan, mereka selalu kalah dalam lima kunjungan terakhir ke markas klub Bundesliga.

Kemenangan tandang terakhir Atletico atas wakil Jerman terjadi pada musim 2016/2017 ketika menundukkan Bayer Leverkusen 4-2.

Catatan tersebut menjadi tantangan bagi Simeone untuk membuktikan bahwa timnya mampu tampil konsisten, baik di kandang maupun tandang.

Kedua Tim Dihantam Cedera

Menjelang pertandingan, Stuttgart menghadapi sejumlah persoalan terkait kondisi pemain.

Bek Ameen Al-Dakhil dipastikan absen akibat cedera lutut. Dan-Axel Zagadou juga diragukan tampil karena masalah paha, sementara Maximilian Mittelstadt masih menjalani pemulihan.

Jika keduanya belum siap, Hoeness diperkirakan memasang Finn Jeltsch dan Jeff Chabot sebagai duet bek tengah.

Josha Vagnoman dan Ramon Hendriks berpeluang mengisi posisi bek sayap.

Di lini depan, Stuttgart juga belum bisa memastikan kondisi Justin Diehl, Tiago Tomas, dan Nikolas Nartey yang mengalami masalah kebugaran.

Meski demikian, Ermedin Demirovic diperkirakan tetap menjadi andalan sebagai ujung tombak.

Ia kemungkinan mendapat dukungan dari Bilal El Khannouss, Deniz Undav, dan Chris Fuhrich.

Sementara itu, Atletico Madrid juga menghadapi persoalan cedera.

Kapten tim Koke masih menjalani pemulihan akibat cedera hamstring ringan. Cristian Romero juga disebut absen karena cedera otot adduktor.

Di sisi lain, Johnny Cardoso berpeluang kembali memperkuat lini tengah setelah sebelumnya absen karena sakit.

Simeone diperkirakan mengandalkan Marc Pubill dan David Hancko di lini pertahanan untuk melindungi gawang Jan Oblak.

Di sektor serangan, Julian Alvarez diproyeksikan menjadi tumpuan utama dalam membongkar pertahanan Stuttgart.

Atletico Lebih Diunggulkan

Pertandingan diperkirakan berlangsung terbuka sejak menit awal.

Stuttgart memiliki keuntungan bermain di kandang serta motivasi mempertahankan rekor kemenangan di Liga Champions.

Namun, Atletico datang dengan momentum lebih baik berkat enam kemenangan beruntun dan pertahanan yang semakin sulit ditembus.

Pengalaman Simeone dalam menghadapi pertandingan besar juga dapat menjadi faktor penting bagi tim tamu.

Jika mampu mempertahankan disiplin pertahanan dan memaksimalkan peluang, Atletico berpeluang membawa pulang kemenangan tipis.

Sebaliknya, Stuttgart harus tampil lebih konsisten dan menghindari kesalahan di lini belakang jika ingin mempertahankan rekor sempurna mereka.

Prediksi skor: Stuttgart 1-2 Atletico Madrid.

Prediksi Susunan Pemain

Stuttgart (4-2-3-1): Bredlow; Vagnoman, Jeltsch, Chabot, Hendriks; Stiller, Promel; El Khannouss, Undav, Fuhrich; Demirovic.

Atletico Madrid (4-4-2): Oblak; Llorente, Pubill, Hancko, Grimaldo; Simeone, Barrios, Cardoso, Baena; Alvarez, Lee. (*)

Editor : Jamil Qasim
Atletico Madrid Liga Champions.