Joe Gomez Jadi Penentu, The Reds Melaju di Carabao Cup
batampos – Liverpool harus melewati pertarungan menegangkan untuk menyingkirkan Chelsea dari ajang Carabao Cup 2026/2027. Bermain di Stadion Anfield, Kamis (29/10) dini hari WIB, The Reds menang 6-5 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang waktu normal.
Joe Gomez menjadi salah satu pahlawan kemenangan Liverpool setelah sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Sebaliknya, kegagalan Wesley Fofana menuntaskan tendangan dari titik putih menjadi akhir pahit bagi Chelsea.
Kemenangan ini sekaligus mengingatkan publik pada final Carabao Cup 2022 di Wembley. Ketika itu, Liverpool juga menaklukkan Chelsea melalui drama adu penalti dengan skor 11-10.
Pertandingan berlangsung dalam tempo relatif lambat pada awal babak pertama. Kedua tim terlihat berhati-hati membangun serangan dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Namun, tensi pertandingan meningkat menjelang turun minum. Dua keputusan penalti dalam rentang empat menit mengubah jalannya pertandingan.
Chelsea lebih dahulu mendapatkan hadiah penalti setelah Ryan Gravenberch melakukan pelanggaran terhadap Moises Caicedo di kotak terlarang.
Morgan Rogers yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kiper Liverpool, Giorgi Mamardashvili. Chelsea pun unggul 1-0.
Keunggulan tim tamu tidak bertahan lama. Liverpool mendapatkan kesempatan menyamakan kedudukan setelah Wesley Fofana dinilai melakukan pelanggaran handball di area penalti.
Cody Gakpo yang dipercaya menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas serangan. Rio Ngumoha menjadi salah satu pemain yang paling merepotkan pertahanan Chelsea.
Pemain muda yang pernah memperkuat akademi Chelsea itu beberapa kali melakukan penetrasi berbahaya. Pergerakannya bahkan memaksa Josh Acheampong melakukan pelanggaran yang berujung kartu kuning pada menit ke-50.
Chelsea juga memiliki peluang untuk kembali unggul melalui Morgan Rogers. Namun, kesempatan tersebut terbuang setelah bola hasil sentuhannya dapat diamankan Mamardashvili.
Di kubu Liverpool, Ronald Araujo sempat mengancam melalui sundulan. Namun, kiper Chelsea, Mike Penders, tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Liverpool kemudian memasukkan Florian Wirtz dan Bradley Barcola menjelang menit ke-60 untuk menambah daya gedor.
Barcola sempat melepaskan tendangan rendah yang memaksa Penders melakukan penyelamatan penting.
Memasuki 10 menit terakhir, Liverpool kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Alexis Mac Allister dan Alexander Isak.
Namun, sejumlah pergantian pemain tersebut belum mampu memecah kebuntuan. Hingga waktu normal berakhir, skor tetap 1-1 sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Babak tos-tosan berlangsung menegangkan. Kedua tim saling membalas gol melalui para eksekutornya.
Liverpool mendapatkan peluang mengakhiri pertandingan lebih cepat setelah tendangan Valentin Barco membentur tiang gawang. Namun, Kostas Tsimikas gagal memanfaatkan kesempatan tersebut karena sepakannya justru melambung ke tribun.
Drama kembali terjadi ketika Mamardashvili menggagalkan tendangan Emmanuel Emegha.
Liverpool akhirnya memastikan kemenangan dalam rangkaian adu penalti yang berakhir 6-5. Joe Gomez sukses menjalankan tugasnya, sedangkan Wesley Fofana gagal mencetak gol setelah tendangannya melambung.
Hasil tersebut memastikan Liverpool melanjutkan langkah di Carabao Cup sekaligus memupus harapan Chelsea untuk melaju lebih jauh.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Liverpool sebelum menghadapi jadwal berat di Premier League.
The Reds dijadwalkan menjamu Arsenal di Anfield pada akhir pekan, sedangkan Chelsea akan menghadapi Manchester United.
Meski berhasil lolos, Liverpool masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam meningkatkan efektivitas serangan dan penyelesaian akhir.
Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pukulan setelah mampu memberikan perlawanan ketat sepanjang pertandingan.
Kini, kedua tim harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi liga domestik. (*)