Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Saipem Lepas Proyek UCC Offshore, Karimun Makin Diperhitungkan di Industri Global

Sandi Pramosinto • Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:01 WIB
Bupati Karimun, Iskandarsyah, bersama Deputi SKK Migas serta petinggi PT Saipem Indonesia Karimun Yard menekan tombol untuk peluncuran Proyek UCC Offshore Uba Jacket untuk pengeboran minyak dan gas di Tangguh, Papua Barat. F. Istimewa
Bupati Karimun, Iskandarsyah, bersama Deputi SKK Migas serta petinggi PT Saipem Indonesia Karimun Yard menekan tombol untuk peluncuran Proyek UCC Offshore Uba Jacket untuk pengeboran minyak dan gas di Tangguh, Papua Barat. F. Istimewa

batampos – PT Saipem Indonesia Karimun Yard melepas pelayaran proyek Ubadari CCUS Compression (UCC) Offshore berupa struktur Ubadari (Uba) Jacket untuk proyek strategis nasional di wilayah Tangguh, Papua Barat, Jumat (8/5).

Pelepasan struktur kaki penyangga bawah laut tersebut menjadi salah satu proyek besar sektor energi yang dikerjakan di Kabupaten Karimun dengan standar industri internasional.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan keberhasilan pengerjaan proyek itu menunjukkan kapasitas industri maritim dan energi di Karimun semakin diperhitungkan di tingkat global.

Baca Juga: Pulau Penyengat Disiapkan Jadi Kawasan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya

“Ini menjadi kebanggaan bagi Karimun karena proyek offshore berstandar internasional dapat dikerjakan di sini,” ujarnya kepada Batam Pos.

Menurutnya, keberhasilan penyelesaian struktur Uba Jacket membuktikan kualitas tenaga kerja dan fasilitas industri di Karimun mampu memenuhi standar global yang ketat.

Ia menilai proyek Tangguh UCC bukan sekadar konstruksi industri, tetapi juga simbol kepercayaan dunia terhadap kemampuan industri di Karimun.

“Karimun mampu bersaing secara global melalui proyek-proyek strategis yang mendukung ketahanan energi nasional,” katanya.

Iskandarsyah menyebut sejumlah proyek internasional yang ditangani PT Saipem Indonesia Karimun Yard turut memperkuat posisi Karimun sebagai pusat industri berat di Kepulauan Riau.

Baca Juga: Bintan Bidik PAD Baru, Usulkan Pelabuhan Gentong dan Pasir Romet Jadi Pelra

Selain meningkatkan citra daerah, proyek tersebut diharapkan mampu menarik investasi baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

“Ke depan kita berharap semakin banyak investasi masuk sehingga peluang kerja bagi masyarakat Karimun juga bertambah,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan proyek UCC Offshore itu turut dihadiri Kepala Staf Khusus Urusan Maritim Kementerian ESDM Kolonel Laut Erwin Christiyadi Gora, Deputi Eksploitasi SKK Migas Surya Widyantoro, Regional President Asia Pacific G&LCE sekaligus Managing Director PT Saipem Indonesia Kathy Wu, serta Managing Director PT Saipem Indonesia Pierangelo Abela. (*)

Editor : M Tahang
#Bupati Karimun #Iskandarsyah #industri global #PT Saipem Indonesia Karimun Yard #proyek UCC Offshore