Batampos - Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura didampingi Bupati Karimun, Iskandarsyah dan Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole serta anggota DPR RI dari Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan dan jaminan sosial mengunjungi dapur MBG 3 T yang ada di Karimun.
"Kami kunjungan ke dua SPPG 3 T di Pulau Papan, Desa Tanjung Utan, Kecamatan Buru dan di Kecamatan Selat Gelam. Di sana, kami menemukan adanya SPPG atau dapur MBG yang sudah selesai dibangun lebih dari 6 bulan namun belum beroperasi," ujar Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Penyidikan Makin Meluas, Polri Geledah 12 Titik Terkait Korupsi PLN hingga Krakatau Steel
Pihaknya maupun anggota DPR RI sangat menyanyangkan kondisi itu dan menjadi atensi mereka supaya dapur segera dioperasikan.
" Di Provinsi Kepri jumlah SPPG 3 T sebanyak 151 titik yang tersebar di seluruh kabupaten/ kota. Dan tentunya untuk bisa beroperasi dibutuhkan surat dari BGN. Kemudian, petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis). Jika sudah ada itui (surat resmi, red) tentunya sudah bisa beroperasi," papar Nyanyang yang juga Ketua Satgas MBG Provinsi Kepri.
Sebagai contoh, tambahnya, dari Satgas MBG Kabupaten Karimun sudah mengirimkan surat untuk SPPG 3 T bisa beroperasi. Surat tersebut sudah diterima pihaknya dan juga dia sudah berkoordinasi ke Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru yang wilayah kerjanya
Riau, Kepri dan Sumbar. Suratnya, sudah langsung diteruskan ke BGN pusat.
Baca Juga: Trump Akhiri Gencatan Senjata dengan Iran, Serangan Udara AS Kembali Mengguncang Timur Tengah
Menyinggung tentang rencana perubahan status bahwa semua SPPG akan dijadikan SPPG aglomerasi yang berarti berada di wilayah Perkotaan, Nyanyang menyebutkan, terkait hal itu pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat dan di daerah hanya melaksanakan saja.
''Rencana untuk menjadikan semua SPPG menjadi SPPG aglomerasi yang berarti tidak ada lagi SPPG 3 T kita masih menunggu. Yang jelas dan patut diketahui bersama bahwa di Provinsi Kepri dengan jumlah dapur MBG sebanyak 263 titik semuanya ada dan tidak ada yang fiktif. Dan, kami berharap program ini dapat terus berjalan untuk memberikan manfaat bagi anak sekolah dan masyarakat yang menerima program ini,'' ungkapnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak