Batampos - Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun belum sepenuhnya berjalan optimal pada awal tahun ajaran baru 2026/2027. Dari seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersedia, baru delapan dapur yang beroperasi.
Ketua Harian Satgas MBG Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, mengatakan sebagian dapur masih menjalani proses renovasi sehingga belum dapat memproduksi dan mendistribusikan makanan ke sekolah.
“Sesuai laporan yang kami terima, dapur SPPG memang sudah mulai beroperasi kembali karena sekolah telah dimulai. Namun belum semuanya beroperasi dan mendistribusikan MBG,” ujarnya saat ditemui Senin (13/7/2026) kemarin.
Baca Juga: Bappenas Tinjau Proyek Strategis FTZ Tanjungpinang, Petakan Peluang Pengembangan Kawasan
Ia menjelaskan, delapan dapur yang telah siap langsung melayani sekolah-sekolah di wilayah kerjanya, sementara dapur lainnya masih menunggu penyelesaian renovasi agar memenuhi standar operasional.
Menurut Sukrianto, setelah proses renovasi selesai, dapur-dapur tersebut akan kembali diaktifkan untuk memperluas cakupan distribusi MBG kepada para siswa di Kabupaten Karimun.
Baca Juga: MPLS Ramah Dimulai di Karimun, Bupati Tekankan Sekolah Bebas Bullying
Sementara itu, Koordinator SPPG Kabupaten Karimun, Anas Fitrawanda, menyebut distribusi MBG tetap berjalan, termasuk untuk siswa SMA karena hingga kini belum ada surat resmi yang menghentikan penyaluran ke jenjang tersebut.
Pemerintah berharap seluruh dapur SPPG dapat segera beroperasi penuh sehingga program Makan Bergizi Gratis kembali menjangkau seluruh sekolah penerima manfaat di kabupaten tersebut. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak