Nabiel, Siswa SMAN 3 Karimun yang Jadi Juara AHM Best Student 2026 Kepri

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 09:43 WIB
Nabiel Raia Zupharie, siswa SMAN 3 Karimun, meraih juara pertama dalam ajang AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau yang mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”. Foto: Honda untuk Batam Pos
Nabiel Raia Zupharie, siswa SMAN 3 Karimun, meraih juara pertama dalam ajang AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau yang mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”. Foto: Honda untuk Batam Pos

batampos – Siswa SMAN 3 Karimun, Nabiel Raia Zupharie, berhasil meraih juara pertama dalam ajang AHM Best Student 2026 Regional Kepulauan Riau (Kepri). Kompetisi tahun ini mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”.

Nabiel menjadi peserta terbaik setelah melewati rangkaian seleksi dan mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri bersama sembilan finalis lainnya. Pengumuman pemenang berlangsung di Kantor Capella Honda Kepri, Rabu (2/9/2026).

Posisi kedua ditempati Yam Koh Jia Min dari SMA Negeri 5 Batam, sedangkan juara ketiga diraih Muhammad Andrian Desdi dari MAN 2 Batam.

Honda Customer Care & Public Relations Manager Kantor Capella Honda Kepri, Tony Anggadha, mengatakan kompetisi tersebut telah melewati beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi hingga babak final.

"Final hari ini diikuti 10 siswa," kata Tony.

Menurut Tony, sebanyak 17 sekolah mengikuti kompetisi dengan sekitar 45 karya yang didaftarkan. Setelah melalui seleksi administrasi, 25 karya dinyatakan memenuhi persyaratan untuk kemudian disaring menjadi 10 finalis.

Ia memastikan penentuan pemenang sepenuhnya berdasarkan penilaian dewan juri.

"Nilainya benar-benar murni dari dewan juri. Tidak diotak-atik," ujarnya.

Dewan juri terdiri atas Assoc. Prof. Dr. Suryo Hartanto dan Dra. Milaini M.M. Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir karya, tetapi juga mempertimbangkan latar belakang masalah, proses pengembangan ide, hingga dampak yang dihasilkan.

Karya Harus Berangkat dari Masalah Nyata

Tony menjelaskan, peserta dituntut mampu menerangkan alasan dan tujuan di balik karya yang mereka buat. Ide yang diajukan harus berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekitar serta menawarkan solusi yang relevan.

"Jadi tidak sembarangan membuat karya. Mereka berusaha mengatasi permasalahan yang ada," katanya.

Aspek kebermanfaatan juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian. Untuk karya yang berkaitan dengan kesehatan, misalnya, peserta perlu menjelaskan hasil uji laboratorium maupun aspek pendukung lainnya.

Sementara untuk karya yang sudah digunakan masyarakat, peserta diminta menunjukkan respons dan tingkat penerimaan dari pengguna.

Tony mencontohkan salah satu karya finalis yang mengembangkan konsep aplikasi marketplace untuk memasarkan produk khas daerah. Meski masih berupa prototipe dan belum tersedia di platform seperti Play Store, gagasan tersebut dinilai menunjukkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan teknologi.

"Anak SMA sudah memikirkan bagaimana membuat aplikasi yang bisa menjual produk-produk khas daerah," ujarnya.

Informasi Kompetisi Akan Diperluas

Tony menilai jumlah peserta AHM Best Student di Kepri masih memiliki peluang untuk ditingkatkan. Antusiasme dari sekolah dinilai cukup baik, tetapi penyebaran informasi mengenai kompetisi belum menjangkau seluruh sekolah di Kepulauan Riau.

Karena itu, pihaknya mempertimbangkan memperluas sosialisasi pada pelaksanaan tahun depan, termasuk melalui jejaring dengan Dinas Pendidikan.

"Harapannya informasi bisa sampai ke area yang lebih besar dan sekolah-sekolah yang lebih banyak," kata Tony.

Nabiel Wakili Kepri di Tingkat Nasional

Sebagai juara pertama tingkat regional, Nabiel berhak mewakili Kepulauan Riau pada ajang AHM Best Student tingkat nasional.

Mekanisme pelaksanaan kompetisi tingkat nasional tahun ini masih menunggu arahan dari Astra Honda Motor. Pelaksanaannya berpotensi digelar secara daring maupun luring.

Jika kompetisi berlangsung secara langsung, pihak Capella Honda Kepri akan mendampingi Nabiel dengan berkoordinasi bersama sekolah, guru, dan orang tua.

"Dia bukan hanya membawa nama Honda, tetapi juga membawa Provinsi Kepri," ujar Tony.

Sementara itu, Nabiel mengatakan dukungan guru menjadi salah satu faktor penting dalam persiapannya mengikuti kompetisi. Guru memberikan pendampingan sejak tahap persiapan, termasuk membantu penulisan dan penggunaan tata bahasa yang baik.

Setelah meraih juara pertama, Nabiel berencana melakukan evaluasi terhadap proses riset yang telah dijalankan sebagai persiapan menghadapi kompetisi berikutnya.

"Yang jelas mengevaluasi di mana letak kekurangan dari penelitian kami untuk riset ke depannya," kata Nabiel.

Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang bagi Nabiel untuk membawa nama Kepulauan Riau bersaing dengan para siswa terbaik dari berbagai daerah di tingkat nasional. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
pendidikan Kepri AHM Best Student 2026 Nabiel Raia Zupharie SMAN 3 Karimun Capella Honda Kepri