Dinkes Karimun Imbau Warga Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis

Sandi Pramosinto • Dipublikasikan Jumat, 6 November 2026 | 20:01 WIB
Masyarakat mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Muhammad Sani, Karimun.
Masyarakat mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Muhammad Sani, Karimun.
 
batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program nasional ini bertujuan mendeteksi secara dini risiko penyakit maupun kondisi prapenyakit agar dapat ditangani sebelum berkembang menjadi lebih parah.

Kepala Dinkes Kabupaten Karimun drg. Soerjadi mengatakan, program CKG memiliki target capaian yang harus dipenuhi hingga akhir tahun ini.

“Untuk masyarakat umum, targetnya 46 persen dari total penduduk Kabupaten Karimun. Hingga saat ini, capaiannya baru 28 persen. Artinya, masih ada sekitar 18 persen lagi yang harus dikejar dalam sisa waktu dua bulan,” ujar Soerjadi kepada Batam Pos, Jumat (6/11).

Menurut dia, mengajak masyarakat umum mengikuti pemeriksaan kesehatan bukan perkara mudah. Masih banyak warga yang enggan melakukan CKG karena khawatir mengetahui penyakit yang diderita.

Kondisi tersebut, kata dia, ditemukan di wilayah Tanjungbalai Karimun maupun sejumlah pulau.

“Padahal, jika dalam pemeriksaan ditemukan gejala penyakit, warga akan dirujuk untuk mendapatkan penanganan secara gratis,” jelasnya.

Untuk meningkatkan partisipasi, pelaksanaan CKG tidak hanya dilakukan di unit pelaksana teknis (UPT) puskesmas. Dinkes Karimun juga telah menjangkau masyarakat hingga tingkat RT dengan berkoordinasi bersama para lurah.

Soerjadi menjelaskan, CKG penting untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Pemeriksaan dini juga diharapkan dapat membantu mencegah perkembangan penyakit, mengurangi risiko komplikasi maupun kematian, serta menekan biaya pengobatan jangka panjang.

Sementara itu, capaian CKG untuk anak sekolah telah melampaui target. Dari target 35 persen, realisasinya sudah mencapai 62 persen.

“CKG untuk anak sekolah memang lebih mudah dilaksanakan dibandingkan menjaring peserta dari kalangan masyarakat umum,” katanya. (*)

Editor : Jamil Qasim
dinkes karimun cek kesehatan gratis