batampos- Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Ansar-Nyanyang, serta paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Lis-Raja unggul dalam Pilkada serentak 2024.
Hal ini, berdasarkan hasil Pleno terbuka rekapitulasi suara Pilkada 2024 yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, pada Kamis (5/12).
Dalam pleno itu, paslon nomor urut 01 Ansar-Nyanyang memperoleh suara tertinggi sebanyak 55.063 suara. Sedangkan paslon 02 Rudi-Rafiq memperoleh suara di Tanjungpinang sebanyak 38.930 suara.
Sementara untuk pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, paslon nomor urut 01 Rahma-Rizha memperoleh suara sebanyak 29.059 suara. Sedangkan, paslon 02 Lis-Raja memperoleh suara lebih banyak
"Suara terbanyak Pilkada Tanjungpinang paslon 2, Lis-Ariza. Paslon 1 memperoleh 29.059. Paslon 2 64.438," kata Ketua KPU Tanjungpinang, Kamis (5/12).
Faizal menambahkan, hasil rekapitulasi untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri akan diteruskan kepada KPU Provinsi Kepri. Nantinya, rekapitulasi itu akan dibahas di pleno tingkat Provinsi Kepri.
Ia menyampaikan, bahwa partisipasi pemilih di Pilkada Tanjungpinang ini hanya menyentuh angka 56 persen saja. Dari 172.182 pemilih, hanya ada sekitar 97.500 orang yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suara Pilkada 2024.
"Jika dibandingkan dengan Pilkada Tanjungpinang pada tahun 2018 yang lalu, partisipasi pemilih hampir sama. Yakni, berada diangka 50 persen," sebutnya.
Dari analisa KPU Tanjungpinang, tingkat partisipasi yang cukup rendah itu disebabkan kondisi cuaca. Saat hari pencoblosan, yakni pada Rabu 27 November yang lalu, wilayah di Provinsi Kepri, terutama Kota Tanjungpinang diguyur hujan.
Akibat hujan tersebut, KPU mengklaim membuat banyak masyarakat enggan datang ke TPS. "Mungkin ini akibat hujan. Karena setelah TPS dibuka hingga sekitar pukul 11.00 kondisi cuaca sedang hujan," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung