Satu diantara titik banjir yang paling parah terjadi di Perumahan Puspandari, yang berada di Kelurahan Batu IX, dengan ketinggian air sempat mencapai sekitar satu meter. Para warga mulai diungsikan sejak Jumat (10/1) malam.
"Tadi malam ada sekitar 30 sampai 50 rumah yang terdampak banjir, dan penghuni rumah kita ungsikan," kata Kepala Pelaksana BPBD, Muhammad Yamin, Sabtu (11/1).
Ia menerangkan, kebanyak dari penghuni rumah diungsikan ke Masjid dan Mushola terdekat, yang tidak terkena banjir. Selain itu, sebagian lagi memilih mengungsi ke rumah keluarga mereka.
"Saat kita ungsikan itu ada juga warga yang sedang hamil tujuh bulan, jadi kita koordinasi lah dengan Dinas Kesehatan supaya bisa dipantau," tambahnya.
Selain mengevakuasi warga di Perumahan Puspandari, BPBD juga mengungsikan warga di Jalan Sri Katon yang terdampak luapan Polder Sri Katon. Setidaknya terdapat 20 sampai 30 orang yang juga diungsikan dari lokasi tersebut.
Proses Evakuasi pun dilakukan secara bertahap mulai pukul 19.00 malam. Sebagian warga pun sudah melakukan evakuasi secara mandiri. Setidaknya terdapat 20 titik banjir akibat hujan deras yang melanda kota Tanjungpinang.
"Kalau evakuasi pengungsian itu ada sekitar enam sampai 10 titik," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung