batampos- Jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ganet, Kota Tanjungpinang, Kepri dalam sehari tercatat sebanyak 90 ton. Puluhan sampah tersebut didominasi sampah rumah tangga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan angka 90 ton sampah per hari yang masuk ke TPA Ganet tersebut terbilang tinggi. Tingginya angka tersebut, diklaim disebabkan masyarakat yang belum mampu mengolah sampah.
"Sebenarnya sampah ini bisa diolah, ulang, sampah plastik bisa didaur ulang supaya memiliki nilai ekonomis. Sementara yang organik bisa dijadikan kompos," kata Yani, Minggu (20/4).
Ia memastikan, bahwa puluhan ton sampah terssbut memang didominasi sampah rumah tangga, baik organik maupun non organik. Angka itu, kata dia mengalami pengurangan sebanyak 4,5 ton, karena diserap oleh Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS 3R) maupun Bank Sampah.
"Rata-rata memang dari sam sampah rumah tangga baik organik maupun non organik," tambahnya.
Walaupun sampah yang masuk nyaris 100 ton per harinya, ia mengkalim TPA Ganet, yang merupakan TPA satu-satunya di Kota Tanjungpinang masih dapat menampung sampah-sampah tersebut.
"Masih bisa menampung, karena disana masih ada zona dua dan zona empat yang cukup luas untuk menampung sampah harian," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung