batampos- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP se Kota Tanjungpinang, Kepri akan berlangsung pada 23 Juni 2025 mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) sendiri telah mempersiapkan teknis pelaksanaan SPMB tersebut.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Disdik Tanjungpinang Inderi Zamar mengatakan bahwa uji coba layanan SPMB online tersebut akan dilakukan pada akhir bulan Mei 2025 mendatang.
"Kita telah berkoordinasi dengan pihak penyedia layanan SPMD online ini, akhir bulan Mei 2025 akan launching dan melakukan uji coba aplikasi," kata Inderi, Rabu (21/5).
Ia menerangkan, bahwa SPMB dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan hal yang serupa. Hanya saja PPDB menggunakan sistem zonasi, sementara SPMB menggunakan sistem domisili dan jalur mutasi.
"Untuk Tanjungpinang, baik itu domisili maupun mutasi itu polanya hampir sama dengan pola zonasi maupun perpindahan orang tua. Karena wilayah kita geografisnya memungkinkan untuk dilakukan seperti sama yang sebelumnya, cuma istilahnya aja berbeda," tambahnya.
Ia menerangkan, nantinya akan ada empat jalur salam SPMB. Mulai dari jalur prestasi, domisili, mutasi dan afirmasi. Masing-masing jalur memiliki persentase penerimaan yang berbeda-beda. Untuk jenjang SD, jalur domisili 83 persen, afirmasi 15 persen, mutasi 2 persen.
Kemudian jenjang SMP jalur domisili 52 persen, prestasi 26 persen, mutasi 2 persen dan afirmasi 20 persen. Pendaftaran pertama dibuka untuk jalur prestasi dan afirmasi pada 23-24 Juni 2025, serta jalur mutasi dan domisili dibuka mulai 30 Juni - 1 Juli 2025.
"Untuk pengumuman jalur prestasi dan afirmasi 26 Juni 2025, kemudian jalur domisili dan afirmasi 3 Juli. Sementara pendaftaran ulangnya untuk jalur prestasi dan afirmasi 26 Juni, kalau untuk domisili dan mutasi 4 Juli," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung