Peletakan batu pertama pembangunan gudang logistik tersebut dilakukan oleh BP Tanjungpinang, Pemprov Kepri hingga Pemko pada Selasa (29/7). Adanya gudang di wilayah FTZ ini diharapkan mampu menyerap lapangan kerja.
"Izinnya sudah diterbitkan oleh Pemko. Harapan tahun ini dapat dibangun, sehingga lapangan pekerjaan dapat diserap," kata Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra.
Cokky menerangkan, saat ini sudah ada tiga gudang logistik yang ada di kawasan FTZ Pulau Dompak, dengan total nilai Investasi sebesar kurang lebih Rp30 Miliar, atau Rp10 Miliar per satu gudangnya.
Per gudang, kata dia dapat menyerap tenaga kerja baru sebanyak lebih dari 50 orang. Sehingga, ia sudah berkomitmen kepada pengusaha yang mau berinvestasi di Tanjungpinang, untuk menyerap tenaga kerja lokal.
"Saat ini baru tiga gudang yang telah dibangun di kawasan Dompak. Nilainya per gudang Rp10 Miliar, jadi total investasi gudang kurang lebih Rp30 Miliar, itu baru tahap awal," tambahnya.
Cokky menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus membawa investor untuk berinvestasi di ibu kota Provinsi Kepri melalui BP Tanjungpinang. Pihaknya akan terus berkolaborasi dengan pihak terkait. (*)
Editor : Tunggul Manurung