Kenaikan harga bawang merah jawa tersebut sudah terjadi sejak dua pekan lalu. Sebelumnya, harga bumbu dapur yang paling diminati tersebut hanya dijual dengan harga Rp38 ribu per kilogramnya.
"Bawang Jawa sekarang Rp60 ribu, sebelumnya Rp38 ribu. Sudah dua mingguan ini naik. Tapi stok masih ada, hanya saja bukan bawang lokal, ini bawang dari Thailand," kata Lauren, pedagang Pasar Bintan Center Tanjungpinang, Kamis (31/4).
Menurutnya, tingginya harga bawang jawa tersebut disebabkan biaya ongkos kirim yang juga tinggi. Terlebih, bawang tersebut didatangkan dari luar negeri, yakni Thailand.
Tidak hanya bawang Jawa, harga bawang putih juga turut naik. Dari yang sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp38 ribu. Kemudian bawang India dari yang harganya Rp15 ribu menjadi Rp24 ribu per kilogram.
"Kondisi ini membuat jumlah pembelian menurun. Yang biasanya warga beli satu kilo, saat ini hanya beli setengah kilo saja," ungkapnya.
Sementara menurut salah satu pembeli, Salmi mengaku mengeluhkan kenaikan harga ini. Sehingga ia terpaksa membeli bawang dengan jumlah yang lebih sedikit.
"Saya belinya sikit-sikit aja, khususnya bawang Jawa yang mahal. Ya semoga cepat turun lah," pungkasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung