batampos- Petugas jaga Sekolah Rakyat (SR) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau dirawat di Rumah Sakit usai diduga dikeroyok oleh oknum guru sekolah tersebut.
Kejadian tersebut diketahui terjadi pada Kamis (2/10) malam. Satpam berinisial B tersebut dikabarkan mengalami luka bagian kepala, usai mengalami aksi pengeroyokan tersebut.
"Iya benar, tapi laporannya di Polres," kata Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamsu Alson kepada Batam Pos, Jumat (3/10) malam.
Kendati demikian, ia enggan membeberkan kronologis tersebut. Yang jelas, kata dia kejadian tersebut terjadi pada Kamis malam.
Sementara menurut informasi yang dihimpun, petugas jaga tersebut merupakan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang.
Pengeroyokan itu terjadi karena korban diduga menjual rokok kepada murid. Hal itu langsung menimbulkan kan kemarahan guru, yang menuai percekcokan, hingga terjadinya pengeroyokan.
Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim menyampaikan bahwa sejauh ini ia belum menerima laporan, terkait ada anggotanya yang dikeroyok oleh guru.
"Saya belum dapat laporan dari Kabid tentang itu (pengeroyokan)," singkat Abdul. (*)
Editor : Tunggul Manurung