Batampos - Seorang warga Jalan Yudowinangun Kota Tanjungpinang mengaku kaget, usai tidak bisa berobat menggunakan BPJS Kesehatan di Puskesmas Tanjungpinang Barat, pada Selasa (17/3/2026).
Sebab, sebelumnya keluarganya sempat menggunakan kepesertaan BPJS untuk mengecek kondisi kesehatan di Puskesmas tersebut. Ia pun mempertanyakan kebijakan tersebut.
"Baru tahu juga tidak bisa lag. Harus ke Puskesmas Pancur lagi, padahal Puskesmas Tanjungpinang Barat cukup dekat dengan rumah saya," kata Barino, warga yang mempertanyakan kebijakan itu.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tanjungpinang Barat, Harry Prima Sukarni mengakui bahwa pihaknya memang belum melakukan kerjasama dengan BPJS, sejak unit kesehatan itu dibangun pada tahun 2023 silam.
Sehingga, warga Kelurahan Tanjungpinang Barat yang sebelumnya peserta BPJS Puskesmas Pancur dialihkan ke Puskesmas Tanjungpinang Barat.
"Pasien kita ini pecahan dari Puskesmas Pancur. Jadi kita kerjasama, untuk melayani warga Kelurahan Tanjungpinang Barat, yang terdaftar di Pancur," tambahnya.
Ia menegaskan, Puskesmas Tanjungpinang Barat sama sekali tidak pernah memutuskan kerjasama dengan BPJS. Sejak sebulan lalu, pihaknya memang menghentikan pelayanan penggunaan BPJS untuk sementara waktu.
Sebab, Puskesmas Tanjungpinang Barat saat ini tengah mengurus persyaratan kerjasama dengan BPJS. "Karena kita harus terakreditasi dulu, sertifikat sudah keluar sehingga kita masih proses pengurusan administrasi," tambahnya.
Menurutnya, warga Tanjungpinang Barat bisa kembali berobat menggunakan kartu kepesertaan BPJS setelah, pihaknya resmi bekerjasama yang ditargetkan dilakukan pada bulan April mendatang.
"Jadi sementara kembali ke Puskesmas Pancur. Namun, pasien prioritas tetap kita layani seperti lansia dan ibu hamil," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak