batampos - Kementerian Agama Kota Tanjungpinang membagikan tips sederhana agar masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban saat Hari Raya Iduladha, yakni dengan menabung Rp10 ribu setiap hari selama setahun.
Kepala Kemenag Tanjungpinang, Erizal, mengatakan kebiasaan menabung kecil secara konsisten dinilai cukup untuk membeli seekor kambing atau ikut patungan sapi kurban.
“Kalau sudah niat kurban sejak awal, insya Allah pasti bisa,” kata Erizal saat menyaksikan penyembelihan hewan kurban Iduladha 2026 di Mushala Baitul Maqdis, Kamis.
Menurutnya, apabila seseorang menabung Rp10 ribu per hari selama satu tahun, maka dana yang terkumpul dapat mencapai sekitar Rp3,6 juta hingga Rp3,65 juta.
Baca Juga: Iran Kecam Serangan AS di Bandar Abbas, Tuding Langgar Gencatan Senjata
Kurban Bukan Sekadar Menyembelih Hewan
Dalam kesempatan tersebut, Erizal juga memotivasi pegawai Kemenag maupun masyarakat agar tidak ragu mulai merencanakan ibadah kurban sejak dini.
Ia menegaskan bahwa kurban bukan hanya ritual penyembelihan hewan, melainkan simbol pengabdian dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Secara syariat, ibadah kurban diwujudkan melalui penyembelihan hewan yang dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Namun, menurut Erizal, makna kurban sejatinya lebih dalam dari sekadar penyembelihan fisik.
“Kurban menjadi momentum menyembelih sifat-sifat hewani dalam diri manusia, keserakahan, egoisme, dan rasa tidak peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Kemenag Tanjungpinang Sembelih Empat Hewan Kurban
Pada Iduladha tahun ini, Kemenag Tanjungpinang menyembelih empat hewan kurban yang terdiri atas satu ekor sapi dan tiga ekor kambing.
Baca Juga: Barcelona Sepakat Rekrut Anthony Gordon, Masuk Daftar Transfer Termahal Pemain Inggris
Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi pegawai Kemenag serta dukungan sejumlah perbankan di Tanjungpinang.
“Daging kurban dibagi-bagikan kepada penerima yang berhak,” kata Erizal.
Ia juga mengapresiasi seluruh pegawai dan pihak perbankan yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Ke depan, Erizal berharap jumlah hewan kurban di lingkungan Kemenag Tanjungpinang terus meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*)
Editor : Putut Ariyo