batampos – Seorang anggota Polresta Tanjungpinang berinisial G diduga menjadi korban pemukulan di Tempat Hiburan Malam (THM) Hangout, Jalan Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Peristiwa itu kini dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Tanjungpinang.
Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (24/5) sekitar pukul 03.00 WIB. Polisi menerima laporan dari korban yang diketahui merupakan anggota Polsek Bukit Bestari.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Wamilik Mabel mengatakan, pihak terlapor berasal dari manajemen THM Hangout.
Baca Juga: Menabung Rp10 Ribu per Hari untuk Bisa Berkurban, Mudah Bukan?!
“Pelapor ialah anggota Polresta Tanjungpinang, sedangkan terlapor ialah pihak dari manajemen Hangout,” kata Wamilik, Jumat (29/5).
Ia menjelaskan, insiden itu bermula dari kesalahpahaman antara kedua belah pihak yang kemudian memicu aksi saling dorong hingga berujung dugaan pengeroyokan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh.
Saat ini, Satreskrim Polresta Tanjungpinang masih mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di lokasi kejadian.
“Kita mencari tahu siapa yang memukul dan jumlahnya berapa banyak. CCTV juga sudah kita pegang dan sedang dianalisis,” ujarnya.
Baca Juga: Menteri Bappenas Terkesan dengan Produk Lokal Kepri
Sejauh ini, polisi telah memeriksa enam orang saksi terkait peristiwa tersebut. Namun, belum ada pihak yang diamankan.
“Hingga saat ini belum ada pelaku yang diamankan karena kita masih melakukan pendalaman. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” pungkasnya. (*)
Editor : M Tahang