Polisi Ringkus Spesialis Pencurian Rumah Kosong di Tanjungpinang

Mohamad Ismail • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 21:01 WIB
Pelaku AD saat digiring masuk ke ruang pemeriksaan Mapolsek Bukit Bestari Tanjungpinang, Selasa (22/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Pelaku AD saat digiring masuk ke ruang pemeriksaan Mapolsek Bukit Bestari Tanjungpinang, Selasa (22/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bukit Bestari menangkap seorang pria berinisial AD yang diduga sebagai spesialis pencurian rumah kosong di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

AD ditangkap saat kembali mendatangi rumah korban di kawasan Tanjung Unggat, Selasa (21/7), untuk mengambil barang-barang yang belum sempat dibawanya.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Memed Arianto mengatakan kasus ini terungkap setelah pemilik rumah mendapati kondisi rumahnya berantakan dan sejumlah barang berharga hilang sepulang bekerja.

Baca Juga: Batam Masih Jadi Magnet Pencari Kerja, Lebih dari 15 Ribu Orang Daftar dalam Enam Bulan

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi bersama warga melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar lokasi kejadian.

"Kami berhasil mengamankan terduga pelaku setelah berkoordinasi dengan warga. Pelaku kembali ke lokasi untuk mengambil barang yang sebelumnya belum sempat dicuri," kata Memed, Rabu (22/7).

Dari hasil penyelidikan, AD diduga telah membawa kabur sejumlah barang berharga, di antaranya satu unit pendingin ruangan (AC), televisi, mesin pompa air, kabel listrik, serta tabung gas. Total kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta.

Sebagian barang hasil curian diketahui telah dijual oleh pelaku.

Baca Juga: Etos Kerja Jadi Sorotan, DPRD Kepri Nilai Karakter Masih Jadi Kendala Tenaga Kerja Lokal Masuk Industri

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan seorang pria berinisial S yang diduga membantu menjual barang-barang hasil pencurian tersebut.

"Terduga pelaku lainnya kami amankan di pinggir jalan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan karena diduga ikut membantu menjual barang hasil curian," ujar Memed.

Hingga kini, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan AD dalam aksi pencurian di lokasi lain. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku diduga telah beberapa kali menyasar rumah-rumah yang ditinggalkan kosong oleh pemiliknya.

"Saat ini kami masih mendalami jumlah tempat kejadian perkara (TKP) yang berkaitan dengan pelaku. Dari pemeriksaan sementara, motifnya diduga karena alasan ekonomi," kata Memed.

Editor : Jamil Qasim
rumah kosong pencuri