batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mulai memperkuat jaringan distribusi air bersih di Kota Tanjungpinang. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP), pemerintah daerah membangun jaringan distribusi utama (JDU) berupa pemasangan pipa sepanjang empat kilometer.
Pembangunan pipa utama tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas layanan air bersih bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan Kilometer 8 Atas, Tanjungpinang.
Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari mengatakan, pekerjaan pemasangan pipa JDU sudah mulai berjalan. Jaringan tersebut membentang dari simpang Jalan DI Pandjaitan hingga kawasan Pasar Buah, Kilometer 8 Atas.
Baca Juga: Batam Kekurangan Hakim, PN Batam Ajukan Penambahan ke MA
"Target kita pipa JDU air bersih ini selesai dibangun tahun ini, dengan menelan anggaran sekitar Rp5 miliar yang bersumber dari APBD Kepri 2026," ujar Rodi di Tanjungpinang, Sabtu.
Menurut dia, keberadaan pipa JDU ini akan menjadi jalur utama distribusi air bersih yang menghubungkan sumber air baku dengan jaringan pelayanan masyarakat.
Air bersih nantinya akan dialirkan dari dua sumber utama, yakni Waduk Sei Pulai dan Waduk Sei Gesek, sebelum didistribusikan melalui jaringan PDAM Tirta Kepri.
Namun, Rodi menjelaskan, pemasangan pipa utama tersebut belum langsung membuat aliran air bersih dapat dinikmati masyarakat dalam waktu dekat. Sebab, proyek tersebut masih membutuhkan pembangunan jaringan pendukung berupa pipa sambungan menuju kawasan permukiman.
"Ini untuk proyek jangka panjang. Tahun ini kita pasang pipa JDU dulu, baru menyusul pipa sambungan air bersih," katanya.
Baca Juga: PLN Tambah Daya Listrik di Karimun, Pemadaman Bergilir Masih Berlaku
Ia menyebut pembangunan jaringan distribusi utama menjadi kebutuhan penting karena selama ini belum tersedia infrastruktur pipa utama yang memadai di kawasan Kilometer 8 Atas.
Dengan tersedianya jaringan tersebut, pemerintah berharap cakupan layanan air bersih PDAM Tirta Kepri dapat semakin luas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
"Setelah seluruh jaringan pipa pendukung rampung terpasang, warga di wilayah setempat akan menikmati layanan air bersih dari PDAM Tirta Kepri milik Pemprov Kepri," ujarnya.
Rodi memastikan pemerintah akan terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung agar distribusi air bersih dapat segera menjangkau rumah-rumah warga.
"Kami upayakan secepatnya distribusi pasokan air bersih dari PDAM mengalir ke rumah-rumah warga sekitar," tutupnya. (*)
Editor : M Tahang