Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dishub Anambas Ingatkan Operator Kapal Waspadai Cuaca Saat Arus Mudik Lebaran

Ihsan Imaduddin • Rabu, 11 Maret 2026 | 09:00 WIB

Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 sedang sandar di Pelabuhan Matak. BMKG memprediksi kondisi cuaca pada arus mudik nanti bisa mencapai gelombang 2,5 meter. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 sedang sandar di Pelabuhan Matak. BMKG memprediksi kondisi cuaca pada arus mudik nanti bisa mencapai gelombang 2,5 meter. F Ihsan Imaduddin/Batam Pos

Batampos – Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas mengingatkan seluruh operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca selama periode arus mudik Lebaran 2026.

Imbauan ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan gelombang laut di wilayah perairan Anambas berpotensi mencapai 2 hingga 2,5 meter pada puncak arus mudik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas, Nurullah, mengatakan, informasi cuaca dari BMKG harus menjadi acuan utama sebelum kapal melakukan pelayaran.

“Kami mengimbau seluruh operator kapal agar rutin memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum berlayar. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama, apalagi saat arus mudik seperti sekarang ini,” ujar Nurullah, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga: Investasi Energi Perusahaan Tiongkok di Barelang Berpotensi Serap 5.000 Tenaga Kerja

Ia menjelaskan, sebagian besar masyarakat Kepulauan Anambas melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi laut, baik kapal penumpang reguler maupun kapal rakyat. Karena itu faktor keselamatan pelayaran menjadi perhatian penting.

Nurullah juga meminta operator kapal memastikan seluruh peralatan keselamatan tersedia dengan baik sebelum keberangkatan.

“Kapal harus dilengkapi dengan jaket pelampung dan perlengkapan keselamatan lainnya. Selain itu jumlah penumpang juga tidak boleh melebihi kapasitas yang telah ditentukan,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar tidak ada kapal yang berangkat dalam kondisi tidak layak atau memaksakan pelayaran saat cuaca buruk.

Baca Juga: Dana Perusahaan Rp4,38 Miliar Diduga Dibobol, CIMB Niaga Buka Suara

“Jangan sampai kapal berangkat dalam kondisi tidak layak atau membawa penumpang melebihi kapasitas. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan,” kata dia.

Selain itu para nakhoda kapal diminta untuk tidak memaksakan berlayar apabila kondisi cuaca di laut dinilai tidak aman, terutama ketika gelombang mengalami peningkatan.

Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas juga akan terus berkoordinasi dengan BMKG serta pihak terkait untuk memantau perkembangan cuaca selama arus mudik Lebaran.

Langkah ini dilakukan agar perjalanan masyarakat yang pulang kampung dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Dishub Anambas #bmkg #cuaca lebaran