
batampos – BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah II memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau melalui kegiatan edukasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), skrining kesehatan, serta pemeriksaan pap smear massal bagi polisi wanita (Polwan) dan anggota Bhayangkari.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Polda Kepri tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat Program JKN sekaligus mendorong deteksi dini berbagai risiko kesehatan.
Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan yang membawahi wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi, Nopi Hidayat, mengatakan bahwa Program JKN berperan penting dalam memberikan perlindungan kesehatan sekaligus mencegah beban finansial akibat penyakit.
Baca Juga: Parkir Sembarangan di Batam Centre, Dua Mobil Diderek Dishub dan Kena Denda Rp500 Ribu
“Kekuatan utama JKN sesungguhnya adalah memberikan perlindungan sebelum risiko kesehatan berubah menjadi beban finansial bagi individu dan keluarganya. Polri melindungi masyarakat dari risiko gangguan keamanan, sementara JKN melindungi dari risiko kesehatan dan finansial akibat sakit. Tujuan kita sama, yakni menghadirkan ketenangan bagi masyarakat,” ujar Nopi dalam keterangan resminya di Batam, Kamis.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan menggelar Pemberian Informasi Langsung (PIL) Program JKN, layanan BPJS Keliling, skrining riwayat kesehatan bagi personel Polri dan keluarga, serta pemeriksaan pap smear massal untuk Polwan dan anggota Bhayangkari.
BPJS Kesehatan juga menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Kapolda Kepri beserta jajaran pejabat utama sebagai bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan Program JKN.
Menurut Nopi, edukasi yang diberikan melalui PIL JKN dan layanan BPJS Keliling penting untuk memastikan anggota Polri beserta keluarganya memahami hak dan kewajiban sebagai peserta JKN.
Ia menilai pemahaman tersebut dapat memberikan rasa aman bagi personel yang sedang menjalankan tugas di lapangan karena memiliki kepastian perlindungan kesehatan bagi keluarga mereka.
“Ketika seorang anggota Polri fokus mengabdikan diri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, kepastian bahwa keluarganya di rumah telah terlindungi oleh JKN menjadi sumber kekuatan utama mereka,” katanya.



