Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polisi Tangkap Rayap Besi Terowongan Pelita

Y
Penulis: Yashinta❯
Beton penutup selokan dihancuirkan untuk diambil besi di dalamnya. F. BP Batam
Beton penutup selokan dihancuirkan untuk diambil besi di dalamnya. F. BP Batam

Advertisement

batampos – Aksi pencurian besi drainase yang dilakukan seorang pria berinisial SF alias Paico (33) di kawasan Terowongan Pelita, Batam Kota, berujung penangkapan. Ironisnya, nilai besi yang hendak dijual pelaku hanya sekitar Rp40 ribu, sementara kerusakan fasilitas umum yang ditimbulkan mencapai Rp6,3 juta.

Lebih mengejutkan lagi, hasil tes urine menunjukkan pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis metamfetamin dan amfetamin.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Ronni Bonic, mengatakan kasus yang sempat viral di media sosial dengan sebutan "rayap besi" itu terungkap setelah adanya laporan masyarakat terkait kerusakan fasilitas drainase di kawasan Terowongan Pelita.

Advertisement

"Laporan kami terima pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 05.00 WIB. Tim Unit Reaksi Cepat Subdit III Jatanras langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP," kata Ronni saat konferensi pers di Polda Kepri, Rabu (17/6).

Ditangkap di Kampung Aceh

Advertisement

Setelah melakukan penyelidikan dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku.

SF kemudian ditangkap pada Senin (15/6) sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Kampung Aceh, Batam.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah merusak sembilan penutup drainase menggunakan palu bergagang besi. Setelah beton penutup drainase dihancurkan, pelaku mengambil besi tulangan yang berada di dalam coran beton.

Besi-besi tersebut kemudian dikumpulkan hingga mencapai sekitar 10 kilogram.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Belum Beroperasi, SPPG 3T Setokok Dibobol Maling

Belum Beroperasi, SPPG 3T Setokok Dibobol Maling

Bangunan SPPG 3T di Pulau Setokok, Batam, yang rampung sekitar Maret 2026 tetapi belum beroperasi, menjadi sasaran pencurian

        Polisi Ungkap Pencurian Outdoor AC di Nagoya Newton, Dua Orang Jadi Tersangka

Polisi Ungkap Pencurian Outdoor AC di Nagoya Newton, Dua Orang Jadi Tersangka

Polsek Lubukbaja mengungkap kasus pencurian barang outdoor kawasan Nagoya Newton. Dari enam orang yang diamankan, dua ditetapkan tersangka

 SMPN 28 Batam Dibobol Maling, Spiker dan Pompa Air Raib

SMPN 28 Batam Dibobol Maling, Spiker dan Pompa Air Raib

SMPN 28 Batam menjadi sasaran pencurian. Pelaku membawa kabur spiker dan pompa air dengan kerugian sekitar Rp10 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer