
batampos – Bus Trans Batam semakin diminati masyarakat sebagai moda transportasi umum yang terjangkau di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan akan layanan transportasi yang efisien. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mencatat jumlah penumpang Trans Batam pada 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, mengatakan Trans Batam hadir sebagai solusi transportasi publik yang ekonomis bagi masyarakat dengan tarif yang tetap terjangkau.
“Biaya ekonomi lebih tinggi sekarang, dengan berbagai efisiensi yang dilakukan masyarakat. Trans Batam hadir untuk memberikan layanan transportasi yang ekonomis. Tarif tetap terjangkau, yakni Rp5.000 untuk umum dan Rp2.500 bagi pelajar,” ujar Leo, Senin (22/6).
Kepala UPT Trans Batam, Bambang Sucipto, mengungkapkan jumlah penumpang pada 2026 meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Menurutnya, lonjakan penumpang paling besar terjadi pada beberapa koridor utama yang melayani mobilitas masyarakat dari kawasan permukiman menuju pusat aktivitas ekonomi.
“Peningkatan signifikan terjadi di Koridor 2 Tanjung Uncang–Batam Center (BTC), Koridor 8 Punggur–Jodoh, Koridor 1 Sekupang–BTC, dan Koridor 3 Sekupang–Jodoh,” kata Bambang.
Baca Juga: Rayakan 25 Tahun Halo, Audio Drama The Fall of Reach Resmi Meluncur November 2026
Untuk mendukung peningkatan jumlah pengguna, Dishub Batam sebelumnya telah menambah 19 armada bus baru. Penambahan tersebut dilakukan guna memperkuat layanan di sejumlah koridor sekaligus mengurangi waktu tunggu penumpang.
Pembayaran 100 Persen Nontunai
Sejak 2023, seluruh transaksi pembayaran tiket Trans Batam telah menggunakan sistem nontunai (cashless). Penumpang dapat melakukan pembayaran melalui berbagai metode elektronik yang tersedia.
“Pembayaran tiket Trans Batam sudah 100 persen cashless sejak 2023. Penggunaan QRIS dan uang elektronik perbankan saat ini hampir berimbang,” ujar Bambang.



