Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sudaryono ke HKTI Kepri: Jangan Ragu Minta Traktor, Negara Punya Anggaran

M
Penulis: Muhammad Syahban❯
Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum HKTI, Sudaryono, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Kepulauan Riau di Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6). Foto: M. Sya
Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum HKTI, Sudaryono, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Kepulauan Riau di Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6). Foto: M. Sya'ban/Batam Pos 

Advertisement

batampos – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, meminta jajaran HKTI Kepulauan Riau proaktif menyampaikan berbagai kebutuhan petani kepada pemerintah pusat. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Sudaryono usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Kepulauan Riau yang dipimpin Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, beserta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten/kota, di Hotel Harmoni One Batam Centre, Senin (29/6).

Sudaryono menegaskan, HKTI memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kebutuhan petani di daerah dengan pemerintah pusat. Organisasi itu tidak hanya bertugas menyosialisasikan program pemerintah, tetapi juga menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani untuk kemudian diperjuangkan penyelesaiannya.

Advertisement

"HKTI adalah mitra pemerintah. Tugas kita meningkatkan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kita menyampaikan program pemerintah ke daerah dan membawa persoalan daerah ke pemerintah pusat. Itulah yang saya maksud dengan sistem top down dan bottom up," ujarnya.

Ia mengatakan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani, seperti keterbatasan pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga akses pemasaran hasil panen, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.

Menurutnya, pemerintah pusat memiliki kemampuan fiskal yang memadai untuk memberikan dukungan kepada daerah yang benar-benar membutuhkan.

Advertisement

"Kalau ada daerah yang membutuhkan traktor atau sarana pertanian lainnya, sampaikan. Negara memiliki kemampuan untuk membantu karena anggarannya tersedia," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen mempercepat komunikasi, Sudaryono bahkan membagikan nomor telepon pribadinya kepada seluruh pengurus HKTI yang baru dilantik. Langkah tersebut dilakukan agar berbagai aspirasi maupun persoalan petani dapat disampaikan secara langsung tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.

Selain itu, Sudaryono menilai Kepulauan Riau tetap memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian meski sebagian besar wilayahnya berupa kepulauan. Menurutnya, peluang tersebut dapat dimaksimalkan melalui pengembangan hortikultura, peternakan, hingga pertanian modern berbasis greenhouse.

Ia menegaskan, peningkatan produksi pangan di daerah merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

 Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Tapi Harus Kompak

Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Tapi Harus Kompak

Sekolah negeri boleh menolak MBG, tetapi keputusan harus disepakati sekolah, komite, dan wali murid. Penerimaan juga tak boleh parsial.

 1.653 Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, BGN Ungkap Penyebabnya

1.653 Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, BGN Ungkap Penyebabnya

BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Prioritas kini dialihkan ke wilayah 3T dan daerah dengan angka stunting tinggi.

 BGN Bongkar Fakta Keracunan MBG Sidoarjo

BGN Bongkar Fakta Keracunan MBG Sidoarjo

BGN mengungkap makanan MBG di Sidoarjo dikonsumsi melewati batas waktu aman. Dugaan kelalaian disengaja berpotensi diproses pidana.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer