Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gubernur Ansar Usul Seluruh Kepri Jadi Kawasan Pelabuhan Bebas

Y
Penulis: Yashinta❯
Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Advertisement

batampos - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengusulkan agar seluruh wilayah Kepri ditetapkan sebagai kawasan pelabuhan bebas (free trade zone/FTZ). Menurutnya, kebijakan tersebut akan menghilangkan disparitas harga barang antarwilayah sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah kepulauan.

Usulan itu disampaikan Ansar saat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago berkunjung ke Mapolda Kepri, Jumat (3/7) pagi. Menurutnya, penerapan FTZ di seluruh wilayah Kepri akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam pemerataan distribusi barang.

“Kalau bisa seluruh wilayah Kepri dijadikan kawasan pelabuhan bebas, sehingga perlakuan harga-harga barang bisa sama dan tidak ada lagi disparitas. Dengan begitu, distribusi barang antar-pulau juga tidak mengalami kesulitan,” kata Ansar usai kepulangan Menko di Polda Kepri.

Advertisement

Ia mengakui usulan tersebut belum dapat langsung direalisasikan karena masih memerlukan kajian mendalam dari pemerintah pusat. Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari sistem pengamanan hingga potensi berkurangnya penerimaan negara.

“Tadi Pak Menteri merespons dengan baik dan bilang bagus. Namun memang perlu kajian, terutama terkait pengamanan dan kemungkinan adanya pendapatan pemerintah yang berkurang. Mudah-mudahan nanti usulan ini bisa kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Selain membahas penguatan ekonomi, rapat juga menyoroti keamanan wilayah perbatasan Kepri yang selama ini rawan menjadi jalur berbagai tindak kejahatan lintas negara, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyelundupan narkotika, hingga aktivitas penambangan ilegal.

Advertisement

Ansar mengatakan persoalan tersebut telah menjadi pembahasan bersama. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum akan terus memperkuat koordinasi dalam pengawasan wilayah perbatasan.

“Sudah dibahas, termasuk masalah illegal mining, penyelundupan narkotika, trafficking, dan berbagai kejahatan lintas negara lainnya. Tim kerja yang sudah dibentuk akan terus kita efektifkan,” katanya.

 

Ia menjelaskan, tim pengawasan yang melibatkan berbagai instansi tersebut diketuai oleh Wakapolda Kepri. Pemerintah Provinsi Kepri juga terus memperkuat sinergi dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk memperketat pengawasan terhadap keberangkatan calon pekerja migran.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

Pemprov Kepri Masih Tinggu Respon Pemerintah Pusat Terkait Usulan FTZ Menyeluruh

Pemprov Kepri Masih Tinggu Respon Pemerintah Pusat Terkait Usulan FTZ Menyeluruh

Wacana usulan penerapan Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas secara menyeluruh di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum…

Rencana PLTN di Batam Masih Dikaji, Ansar Tunggu Arahan Pusat

Rencana PLTN di Batam Masih Dikaji, Ansar Tunggu Arahan Pusat

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan belum menerima arahan pemerintah pusat terkait rencana pembangunan PLTN di Batam.

 Kepri 24 Tahun

Kepri 24 Tahun

Kepri genap berusia 24 tahun. Elektrifikasi mencapai 99,50 persen, tetapi sejumlah pulau berpenghuni masih belum menikmati listrik 24 jam.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer