
batampos – Minat masyarakat menggunakan transportasi umum di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mulai meningkat setelah Dinas Perhubungan (Dishub) menambah 19 unit bus Buy The Service (BTS) pada Juni 2026.
Kepala UPT Trans Batam Dishub Kota Batam, Bambang Sucipto, mengatakan jumlah penumpang Trans Batam yang sebelumnya rata-rata mencapai 5.500 orang per hari kini meningkat menjadi sekitar 7.500 penumpang per hari.
“Dari Juni sampai Juli, awalnya penumpang rata-rata per hari paling tinggi 5.500. Sekarang sudah ada peningkatan per harinya 7.500. Jadi dari 5.500 ke 7.500 ada 2.000 peningkatan penumpang,” kata Bambang saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.
Menurut Bambang, peningkatan tersebut menunjukkan mulai terjadi pergeseran perilaku masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum.
Salah satu faktor yang mendorong perubahan itu adalah kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan Batam yang semakin padat. Dalam situasi tersebut, menggunakan bus dinilai lebih praktis untuk perjalanan pada koridor tertentu.
Koridor Batam Center-Tanjung Uncang Makin Diminati
Bambang mengatakan peningkatan penumpang terlihat salah satunya pada koridor Batam Center-Tanjung Uncang dan rute sebaliknya.
“Mereka mulai memilih menggunakan TB dibandingkan kendaraan pribadi,” ujarnya.
Bahkan, menurut dia, sebagian masyarakat yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi kini memilih memarkir kendaraannya di sekitar halte sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan Trans Batam.
“Daripada macet-macet, naik motor, rusak, mereka memilih naik Trans Batam. Sekarang sudah ada yang kendaraan pribadinya diparkir di halte-halte kita dan mereka menggunakan Trans Batam untuk menuju tujuannya,” kata Bambang.
Fenomena tersebut dinilai menjadi salah satu indikasi bahwa keberadaan transportasi umum mulai menjadi pilihan masyarakat Batam, bukan semata-mata alternatif ketika tidak memiliki kendaraan pribadi.



