Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batam Jadi Embarkasi Terbesar PMI Non-Prosedural, Capai 4.279 Orang

J
Penulis: Jamaluddin Lobang❯
Suasana Pelabuhan Internasional Batam yang menjadi embarkasi dengan jumlah terbesar, Jumat (18/9) F. Jamaluddin/Batam Pos
Suasana Pelabuhan Internasional Batam yang menjadi embarkasi dengan jumlah terbesar, Jumat (18/9) F. Jamaluddin/Batam Pos

Advertisement

 
batampos - Sebanyak 10.918 orang tercatat dalam data keberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural sepanjang 2024 hingga 2026. Pelabuhan Internasional Batam menjadi embarkasi terbesar dengan 4.279 orang.

Data BP3MI Kepri mencatat, keberangkatan dari Batam terdiri atas 1.014 orang pada 2024, 1.932 orang pada 2025, dan 1.333 orang pada 2026. Berikutnya Pelabuhan Internasional Dumai 1.250 orang dan Tanjung Balai Asahan 567 orang.

Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol Imam Riyadi mengatakan jalur laut menjadi salah satu pola keberangkatan PMI non-prosedural.

Advertisement

“Jalur ilegal laut Kepulauan Riau-Batam tercatat sebanyak 685 orang sepanjang 2024 sampai 2026,” kata Imam kepada Batam Pos, Jumat (18/9).

Secara keseluruhan, jalur ilegal laut yang teridentifikasi mencapai 1.644 orang.

Sementara itu, sepanjang 2026 BP3MI Kepri mencatat 3.638 PMI terkendala. Kasus terbanyak berupa deportasi 2.665 orang, disusul pencegahan keberangkatan 826 orang dan repatriasi 79 orang.

Advertisement

“Jumlah penanganan kasus Pekerja Migran Indonesia terkendala di BP3MI Kepulauan Riau tahun 2026 sebanyak 3.638 orang,” ujar Imam.

Di sisi lain, penempatan PMI melalui jalur resmi meningkat. Periode Januari hingga 12 Agustus 2026 tercatat 3.095 PMI mendapat layanan penempatan di Kepri, naik 223 persen dibandingkan periode yang sama 2025 sebanyak 958 orang.

Singapura menjadi negara penempatan terbanyak dengan 1.432 PMI, disusul Malaysia 887 orang.

Imam mengatakan peningkatan penempatan resmi berjalan bersamaan dengan masih ditemukannya jalur non-prosedural. Kepri mengusulkan Special Border Treatment (SBT) untuk mengakomodasi karakteristik mobilitas pekerja di wilayah perbatasan dengan tetap memperhatikan perlindungan PMI.

Advertisement

Artikel Terkait

    Saksi Ungkap Kronologi Penangkapan Pengurus PMI Ilegal di Batam

Saksi Ungkap Kronologi Penangkapan Pengurus PMI Ilegal di Batam

Rencana Jefri bekerja sebagai cleaning service di Malaysia kandas setelah diamankan polisi di Pelabuhan Batam Center

Diduga Hendak Diberangkatkan Secara Ilegal, Dua Calon PMI Diamankan di Batam

Diduga Hendak Diberangkatkan Secara Ilegal, Dua Calon PMI Diamankan di Batam

Upaya pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural ke Malaysia kembali terendus di Batam. Unit Penegakan Hukum.

Kamboja, Malaysia hingga Arab Saudi Disorot, Rawan Jadi Tujuan PMI Ilegal

Kamboja, Malaysia hingga Arab Saudi Disorot, Rawan Jadi Tujuan PMI Ilegal

Sejumlah negara masih menjadi wilayah yang rentan menjadi tujuan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal dan tindak pidana perdagangan orang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer