Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TPS Liar di Sei Lekop Muncul Lagi, Sampah Menumpuk hingga Dibakar

J
Penulis: Jamaluddin Lobang❯
Tumpukan sampah di Jalan Raya Sei Lekop–Sagulung, tepatnya di depan Perumahan Griya Permai, dekat kawasan Tunas Regency, Sagulung, Selasa (27/10) pagi. Sampah plastik dan limbah rumah tangga berserakan di pinggir jalan, bahkan sebagian tampak terbakar. F. Jamaluddin/Batam Pos
Tumpukan sampah di Jalan Raya Sei Lekop–Sagulung, tepatnya di depan Perumahan Griya Permai, dekat kawasan Tunas Regency, Sagulung, Selasa (27/10) pagi. Sampah plastik dan limbah rumah tangga berserakan di pinggir jalan, bahkan sebagian tampak terbakar. F. Jamaluddin/Batam Pos

Advertisement

 
batampos - Tumpukan sampah kembali memenuhi Jalan Raya Sei Lekop–Sagulung, tepatnya di depan Perumahan Griya Permai, dekat kawasan Tunas Regency, Sagulung, Selasa (27/10) pagi. Sampah plastik dan limbah rumah tangga berserakan di pinggir jalan. Sebagian di antaranya bahkan tampak terbakar.

Tempat pembuangan sampah (TPS) liar tersebut bukan kali pertama muncul. Meski berulang kali dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, tumpukan sampah kembali terlihat di lokasi yang sama. Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama lebih dari setahun.

Sampah diduga berasal dari aktivitas rumah tangga dan pedagang di sekitar lokasi. Sejumlah warga juga mengeluhkan kebiasaan membuang sampah sembarangan serta keterlambatan pengangkutan yang membuat tumpukan semakin menggunung.

Advertisement

Rijal, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, mengatakan TPS liar itu telah lama menjadi tempat pembuangan sampah. Menurut dia, banyak pengendara sepeda motor yang melintas turut membuang sampah di lokasi tersebut.

“Ini sudah lama TPS liarnya. Banyak orang-orang yang entah dari mana buang sampahnya ke sini,” kata Rijal kepada Batam Pos, Selasa pagi.

Ia menjelaskan, tumpukan sampah telah ada selama lebih dari setahun. Sampah yang awalnya dibuang oleh sejumlah orang terus bertambah hingga membentuk TPS liar di pinggir jalan.

Menurut Rijal, sebagian warga terkadang membakar sampah untuk mengurangi volumenya ketika tumpukan semakin banyak.

“Kurang lebih sudah setahun lebih sampah-sampah itu ada di TPS liar. Yang membuang rata-rata pedagang dan pengendara roda dua yang melintas. Entah dari mana, tiba-tiba membuang sampah ke situ sehingga semakin menumpuk,” ujarnya.

Kebiasaan membakar sampah tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan sampah di kawasan itu belum tertangani secara tuntas.

Ramli, warga lainnya, mengatakan pedagang di sekitar lokasi turut menjadi salah satu pihak yang membuang sampah di tempat tersebut. Selain itu, warga terkadang membuang sampah ke TPS liar ketika petugas kebersihan tidak datang atau terlambat mengangkut sampah.

Advertisement

Artikel Terkait

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Warga Dukung Sanksi Pembuang Sampah, Fasilitas Juga Diminta Dibenahi

Rencana Pemko Batam memperketat penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan mendapat dukungan warga.

Kontainer Sampah dan Baterai Lithium Terbakar di Palm Spring Batam, Asap Hitam Membubung

Kontainer Sampah dan Baterai Lithium Terbakar di Palm Spring Batam, Asap Hitam Membubung

Kontainer berisi sampah plastik dan baterai lithium terbakar di Palm Spring, Batam. Api merambat ke semak-semak seluas 200 meter persegi.

Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena Sanksi Sosial, Perda Masih Dibahas

Buang Sampah Sembarangan Bisa Kena Sanksi Sosial, Perda Masih Dibahas

Ranperda pengelolaan sampah Batam masih dibahas di tingkat Provinsi Kepri. Aturan tersebut berpotensi memuat sanksi bagi warga yang membuang

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer