
batampos - Tumpukan sampah kembali memenuhi Jalan Raya Sei Lekop–Sagulung, tepatnya di depan Perumahan Griya Permai, dekat kawasan Tunas Regency, Sagulung, Selasa (27/10) pagi. Sampah plastik dan limbah rumah tangga berserakan di pinggir jalan. Sebagian di antaranya bahkan tampak terbakar.
Tempat pembuangan sampah (TPS) liar tersebut bukan kali pertama muncul. Meski berulang kali dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, tumpukan sampah kembali terlihat di lokasi yang sama. Kondisi ini dilaporkan telah berlangsung selama lebih dari setahun.
Sampah diduga berasal dari aktivitas rumah tangga dan pedagang di sekitar lokasi. Sejumlah warga juga mengeluhkan kebiasaan membuang sampah sembarangan serta keterlambatan pengangkutan yang membuat tumpukan semakin menggunung.
Rijal, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, mengatakan TPS liar itu telah lama menjadi tempat pembuangan sampah. Menurut dia, banyak pengendara sepeda motor yang melintas turut membuang sampah di lokasi tersebut.
“Ini sudah lama TPS liarnya. Banyak orang-orang yang entah dari mana buang sampahnya ke sini,” kata Rijal kepada Batam Pos, Selasa pagi.
Ia menjelaskan, tumpukan sampah telah ada selama lebih dari setahun. Sampah yang awalnya dibuang oleh sejumlah orang terus bertambah hingga membentuk TPS liar di pinggir jalan.
Baca Juga: Polda Kepri dan Interpol Perkuat Perburuan Penyelundupan Bahan Kimia
Menurut Rijal, sebagian warga terkadang membakar sampah untuk mengurangi volumenya ketika tumpukan semakin banyak.
“Kurang lebih sudah setahun lebih sampah-sampah itu ada di TPS liar. Yang membuang rata-rata pedagang dan pengendara roda dua yang melintas. Entah dari mana, tiba-tiba membuang sampah ke situ sehingga semakin menumpuk,” ujarnya.
Kebiasaan membakar sampah tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan sampah di kawasan itu belum tertangani secara tuntas.
Ramli, warga lainnya, mengatakan pedagang di sekitar lokasi turut menjadi salah satu pihak yang membuang sampah di tempat tersebut. Selain itu, warga terkadang membuang sampah ke TPS liar ketika petugas kebersihan tidak datang atau terlambat mengangkut sampah.



