Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Api Hanguskan Lahan Kosong di Kijang, Bikin Warga Jalan Pasar Berdikari Panik

Slamet Nofasusanto • Minggu, 18 Januari 2026 | 17:50 WIB
Pemadam melakukan proses pendinginan di lokasi lahan yang terbakar di jalan Pasar Berdikari, Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu (17/1/2026) malam. F. Kiriman BPBD Bintan untuk Batam Pos
Pemadam melakukan proses pendinginan di lokasi lahan yang terbakar di jalan Pasar Berdikari, Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu (17/1/2026) malam. F. Kiriman BPBD Bintan untuk Batam Pos

batampos – Kebakaran kembali terjadi di Jalan Pasar Berdikari, Kelurahan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (17/1/2026) malam. Api yang melahap lahan kosong itu memicu kepanikan warga karena lokasinya berdekatan dengan permukiman padat dan memiliki riwayat kebakaran berulang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan lahan yang terbakar selama ini kerap dimanfaatkan sebagai lokasi pembuangan sampah, terutama sisa material bangunan.

“Di sana banyak puing-puing rumah. Dugaan sementara ada aktivitas pembakaran sampah, namun apinya membesar dan membuat warga sekitar panik,” ujar Agus, Minggu (18/1/2026).

Sebelum petugas tiba di lokasi, warga setempat sudah lebih dulu melakukan pemadaman secara swadaya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah-rumah di sekitar lokasi.

Agus menambahkan, warga sekitar masih menyimpan trauma lantaran kebakaran serupa telah terjadi dua kali sebelumnya di lokasi yang sama. Kondisi itu membuat warga cepat bereaksi saat melihat api mulai membesar.

“Dugaannya berasal dari orang yang tidak bertanggung jawab yang membakar sampah di sana. Kami sempat menanyakan kepada warga sekitar, tetapi tidak ada yang mengaku,” katanya.

BPBD Bintan kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di lahan kosong yang mudah terbakar. Apalagi saat ini kondisi cuaca disertai angin yang cukup kencang.

“Dengan angin seperti sekarang, api bisa cepat menyebar dan membahayakan lingkungan sekitar,” pungkas Agus. (*)

Editor : M Tahang
#kebakaran #lahan kosong