Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dana Desa Bintan Turun Rp 4,6 Miliar, Ada Apa?

Slamet Nofasusanto • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:30 WIB
Kepala Dinas PMD Bintan, Firman Setyawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos
Kepala Dinas PMD Bintan, Firman Setyawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

 

Batampos - Anggaran dana desa (DD) 2026 untuk 36 desa di Bintan mengalami penurunan sekitar Rp 4,6 miliar dibandingkan tahun lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Firman Setyawan mengatakan, dana desa tahun lalu sekitar Rp 32 miliar, namun tahun ini berkurang sekitar Rp 4,6 miliar menjadi Rp 26 miliar.

Dana desa yang bersumber dari APBN 2026 kini dibagi menjadi dua alokasi, yaitu dana desa reguler dan dana desa mendukung koperasi desa merah putih (KDMP).

"Saat ini yang bisa dimanfaatkan langsung oleh pemerintah desa adalah dana desa yang reguler, sedangkan dana desa mendukung KDMP, kita masih menunggu terkait besaran angkanya," kata Firman.

Firman menjelaskan, Kabupaten Bintan menerima dana desa sekitar Rp 26 miliar pada tahun ini, namun yang dapat digunakan hanya dana reguler sekitar Rp 10 sampai Rp 11 miliar.

Kemungkinan besar selebihnya untuk mendukung koperasi desa merah putih. "Tapi kita masih menunggu besaran dana desa yang akan digunakan untuk mendukung koperasi desa merah putih," tambah Firman.

Sementara itu alokasi dana desa (ADD) di Bintan pada tahun 2026 yang bersumber dari APBD Bintan 2026 mengalami penurunan signifikan, yaitu sekitar Rp 10 miliar dibandingkan tahun lalu, dari Rp 56 miliar menjadi Rp 46 miliar.

Dia menambahkan, pengurangan dana desa ini dilakukan untuk mendukung program-program pusat, seperti makan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, dan sekolah rakyat. "Banyak program pusat, kita sampai ke pemerintah desa harus mendukung," katanya.

Ia mengatakan bahwa saat ini pemerintah desa di Bintan sedang menyesuaikan anggaran untuk mendukung program pusat tersebut.

Namun, Firman berharap bahwa dana desa yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Koperasi Merah Putih Bintan #APBN2026 #dana desa