Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPJS Kesehatan Perkuat Mutu Layanan JKN di Kepri

A
Petugas melayani peserta JKN. BPJS Kesehatan memanfaatkan sistem Atlas-SIG untuk memetakan sebaran fasilitas kesehatan dan kebutuhan layanan guna memastikan akses kesehatan yang merata bagi masyarakat. F. Dokuman Batam Pos
Petugas melayani peserta JKN. BPJS Kesehatan memanfaatkan sistem Atlas-SIG untuk memetakan sebaran fasilitas kesehatan dan kebutuhan layanan guna memastikan akses kesehatan yang merata bagi masyarakat. F. Dokuman Batam Pos

Advertisement

batampos – BPJS Kesehatan terus memperkuat strategi peningkatan mutu pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Langkah tersebut dilakukan melalui perbaikan tata kelola pembiayaan, peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan, hingga penguatan kepuasan peserta melalui transformasi digital.

Asisten Deputi Bidang SDM dan Komunikasi Kedeputian Wilayah II BPJS Kesehatan, Jenal, mengatakan peningkatan kualitas layanan JKN membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, hingga organisasi penyedia layanan kesehatan.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci agar pelayanan JKN semakin mudah dijangkau, berkualitas, transparan, dan berkelanjutan.

Advertisement

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang mudah diakses, bermutu, transparan, dan berkelanjutan untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang adil serta merata bagi seluruh masyarakat,” ujar Jenal, Senin (22/6).

Dari sisi pembiayaan, BPJS Kesehatan bersama Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL) akan melakukan penguatan proses pengajuan klaim.

Advertisement

Perbaikan tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah klaim tertunda (pending claim), menekan sengketa klaim (dispute), serta mencegah potensi kecurangan atau fraud dalam layanan kesehatan.

Selain itu, validasi biometrik peserta juga terus dikembangkan untuk memastikan kesesuaian identitas peserta saat menerima pelayanan.

“Sistem ini diharapkan meningkatkan akurasi pelayanan sekaligus menjaga akuntabilitas pembiayaan JKN,” jelasnya.

Di tingkat fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), BPJS Kesehatan bersama dinas kesehatan juga mendorong peningkatan layanan promotif dan preventif.

Advertisement

Artikel Terkait

 Punya Tunggakan BPJS Kesehatan? Kenali Beda NADI JKN dan REHAB

Punya Tunggakan BPJS Kesehatan? Kenali Beda NADI JKN dan REHAB

Kenali perbedaan NADI JKN dan REHAB BPJS Kesehatan, termasuk fungsi dan siapa yang dapat memanfaatkannya untuk pembayaran iuran JKN.

 Punya Tunggakan Iuran JKN? Kenali Cara Bayar Bertahap lewat Fitur REHAB

Punya Tunggakan Iuran JKN? Kenali Cara Bayar Bertahap lewat Fitur REHAB

BPJS Kesehatan mendorong peserta JKN memanfaatkan NADI JKN untuk menabung iuran dan REHAB bagi peserta yang memiliki tunggakan.

Kepesertaan JKN di Batam Capai 96,82 Persen, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Digitalisasi

Kepesertaan JKN di Batam Capai 96,82 Persen, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Digitalisasi

BPJS Kesehatan Batam memperkuat layanan dan digitalisasi seiring cakupan JKN mencapai 96,82 persen atau kategori UHC.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer