Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sesudah Diresmikan Wapres, Pedagang Masih Bertahan Jualan di Area Parkir Pasar Encik Puan Perak, Tanjungpinang

Mohamad Ismail • Rabu, 11 September 2024 | 06:25 WIB
Pedagang masih bertahan berjualan di area parkir, walaupun Pasar Encik Puan Perak sudah diresmikan Wapres Maruf Amin.
Pedagang masih bertahan berjualan di area parkir, walaupun Pasar Encik Puan Perak sudah diresmikan Wapres Maruf Amin.

batampos- Pasar Encik Puan Perak, yang berlokasi di Jalan Gambir Kota Tanjungpinang, Kepri telah diresmikan Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin. Kendati demikian, para pedagang masih bertahan berjualan di area parkir, ketimbang di lantai dua tempat lapak berjualan tersebut berada.

Pantauan Selasa (10/9) di lantai dua Pasar Encik Puan Perak sama sekali tidak ada aktivitas jual beli, layaknya pasar pada umumnya. Puluhan lapak yang berbahan beton tersebut terlihat berdebu, lantaran tidak digunakan oleh pedagang selama berbulan-bulan.

"Jualan di lantai dua sepi. Saya saja sebentar berjualan diatas itu. Jadi pelan-pelan pedagang termasuk saya pindah ke bawah (tempat parkir) sebagian pedagang lagi pindah ke luar," kata Abdul, pedagang cabai di Pasar Encik Puan Perak.

Menurutnya, pemerintah seharusnya dapat tegas untuk tidak membiarkan pedagang berjualan di luar gedung Pasar Encik Puan Perak. Sebab, kondisi tersebut membuat pembeli jarang mendatangi pasar tersebut.

Jika terus dibiarkan, kata Abdul Pasar Encik Puan Perak bakal bernasib sama, dengan pasar-pasar lainnya yang sepi pembeli. "Kalau dibiarkan nanti pasar ini melempem, sebab tinggal beberapa orang saja yang masih berjualan dari pagi sampai siang," tambahnya.

Ia mengaku, telah menyampaikan kepada pemerintah setempat untuk menertibkan pedagang. Agar pedagang yang berjualan di Jalan Gambir, dapat kembali masuk berjualan di gedung Pasar Encik Puan Perak.

"Ini kita harus jualan di bawah, karena diatas sidah tidak ada yang jualan. Jualan disini pun masih sepi pembeli," sebut Abdul.

Sementara menurut Wasilah, pedagang sayur menyampaikan kedatang Wapres untuk meresmikan pasar tersebut tidak berefek banyak bagi para pedagang. Bahkan, dagangan miliknya tidak habis terjual saat peresmian pasar itu.

"Biasa aja (tidak berefek banyak) paling dapat Rp100 hingga Rp200 aja. Sayur saya saja tidak abis, katanya Wapres datang mau keluarin pembeli, eh pembeli datang tidak belanja," tutur Wasilah.

Ia mengakui, sebelum Wapres datang, meja lapak para pedagang Pasar Encik Puan Perak diganti oleh pemerintah, dengan meja yang lebih bagus. Menurutnya, meja tersebut didatangkan dari Pasar Encik Puan Ramah Batu 7.

"Wapres datang mejanya diganti, padahal sebelumnya saya sudah buat meja sendiri. Yang jelas kemarin banyak orang pakai name tag pembeli, tapi hanya sedikit yang belanja," pungkasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pasar