Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Di Tengah Krisis Avtur di ASEAN, Stok di Kepri Tetap Aman

Yashinta • Jumat, 27 Maret 2026 | 09:30 WIB

Petugas tengah mengisi avtur sebuah pesawat. F. Istimewa
Petugas tengah mengisi avtur sebuah pesawat. F. Istimewa

batampos – Di tengah krisis bahan bakar pesawat (avtur) yang melanda sejumlah negara ASEAN, pasokan avtur di Kepulauan Riau dipastikan tetap aman.

Krisis yang terjadi di beberapa negara seperti Filipina dan Vietnam dilaporkan berdampak pada pengurangan rute penerbangan. Namun, kondisi tersebut belum memengaruhi ketersediaan avtur di Indonesia, termasuk Kepri.

Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri, Bagus Handoko, menegaskan tidak ada gangguan suplai di wilayah tersebut.

“Untuk Kepri, stok avtur masih aman. Tidak ada isu kekurangan,” ujarnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, ketersediaan stok terus dipantau secara berkala dan disesuaikan dengan kebutuhan distribusi di lapangan.

“Stok bergerak dinamis, tapi sejauh ini tidak ada kondisi kritis,” katanya.

Distribusi avtur di Kepri juga dinilai relatif lancar karena disalurkan langsung dari Depot Kabil ke Bandara Hang Nadim melalui jalur pipa.

“Penyaluran dari Depot Kabil ke Hang Nadim melalui pipa, sehingga suplai tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Area Manager Lion Air Group wilayah Kepri, Amar Fernando, memastikan kebutuhan avtur untuk operasional penerbangan masih terpenuhi.

“Untuk operasional di Kepri masih aman, tidak ada kendala,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui adanya potensi kenaikan harga avtur akibat dinamika global. Namun, hal tersebut masih bergantung pada kebijakan pemerintah.

“Kenaikan harga bisa saja terjadi, tapi tergantung kebijakan,” katanya.

Ia menambahkan, kebutuhan avtur saat ini meningkat seiring lonjakan frekuensi penerbangan selama periode Lebaran, terutama untuk arus balik.

“Permintaan memang naik, terutama saat arus balik Lebaran,” tutupnya. (*)

Editor : M Tahang
#avtur